Ditutup Menpora RI, Youth Fun Juggling Competition Berjalan Sukses Dan Bangkitkan Gairah Sambut Event Sepakbola Dunia

Sabtu, 12 Desember 2020
Bagikan:
Di tengah keringnya event sepak bola nasional, Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) berhasil memberikan angin segar dengan program 'Main Bola Yuk' Youth Fun Juggling Competition. Acara yang dimulai tanggal 28 November hingga 1
Di tengah keringnya event sepak bola nasional, Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) berhasil memberikan angin segar dengan program 'Main Bola Yuk' Youth Fun Juggling Competition. Acara yang dimulai tanggal 28 November hingga 1

Surabaya: Di tengah keringnya event sepak bola nasional, Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) berhasil memberikan angin segar dengan program 'Main Bola Yuk' Youth Fun Juggling Competition. Acara yang dimulai tanggal 28 November hingga 12 Desember tersebut secara resmi ditutup oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali, Sabtu (12/12) di Ballroom Hotel Vasa, Surabaya. 

Acara yang berlangsung di 36 titik dan 6 provinsi Indonesia tersebut mendapat antusias yang luar biasa dari masyarakat. Dari 6 provinsi Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali sebanyak 11 ribu yang ikut menjadi peserta. Hampir semua berjalan dengan sukses dengan tujuan untuk membangkitkan kembali gairah talenta sepakbola Indonesia yang sedang 'Mati Suri' akibat Pandemi Covid-19. 

Setiap daerah pada masing-masing provinsi tersebut diikuti sekitar 300-an peserta dan juga virtual. Tentunya, kompetisi juggling yang dilakukan secara fisik di lokasi acara menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Menpora RI mengatakan acara ini untuk mengajak masyarakat agar aktif menyambut pesta bola dunia. 

Diharapkan dengan event roadshow seperti ini masyarakat kota penyelenggara terbiasa untuk menyambut tamu dari luar kota dan mancanegara. "Youth Fun Jugling Competition. Ini diselenggarakan di enam kota besar. Mulai dari Bandung, Solo, Bali, Palembang, Jakarta dan Surabaya. Sekaligus untuk mengajak masyarakat di enam kota ini supaya bisa persiapkan diri untuk Pesta Bola Dunia tahun 2021 nanti," kata Menpora RI.

Event yang diselenggarakan di enam kota ini menjadi ajang unjuk bakat pemain muda Indonesia dalam mengolah si kulit bundar. Ratusan pemain yang berasal dari sekolah sepak bola di Kota Pahlawan ikut memeriahkan acara. "Diharapkan masyarakat bisa menyambut berbagai tamu yang datang dari mancanegara dengan menunjukkan hospitality-nya tidak kalah dengan negara lain," sambungnya.

Selain itu event yang diselenggarakan ini hasil kerjasama dengan federasi sepak bola Indonesia, PSSI. Diharapkan juga dapat mengisi waktu bagi pecinta bola di Indonesia. Sekaligus menjadi implementasi Inpres nomor 3 tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Sepakbola Indonesia.

"Acara ini juga sebagai implementasi dari Inpres nomor 3 tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Sepakbola Indonesia dan arahan langsung Presiden Joko Widodo untuk terus meningkatkan prestasi sepakbola Indonesia. Saya harap kepada semua adik-adik yang ikut acara ini untuk terus mengasah kemampuanya, karena kalianlah yang akan menjadi penerus pemain timnas Indonesia kedepan," tambahnya. 

Sementara itu Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan dipilihnya Kota Pahlawan sebagai penutup karena menyimpan potensi yang sangat besar. Meski tidak kompetisi namun geliat sepak bola di Surabaya dan Jawa Timur pada umumnya terus berkembang. Tidak menutup kemungkinan acara serupa akan tetap diadakan dalam beberapa waktu ke depan.

"Terima kasih kepada bapak Menpora RI yang sudah menutup rangkaian acara ini di Surabaya. Acara mengingatkan kepada publik bahwa potensi sepakbola cukup besar," kata pria yang akrab disapa Iwan Bule tersebut.

Dalam acara yang diselenggarakan Sabtu (12/12) sore, dipilih tiga pemenang. Tiga pemain muda dari tim internal Persebaya keluar sebagai juara. M. Abel, Andri Sehera dan Mahmusin Halim menjadi juara satu, dua dan tiga secara berturut-turut.(amr)

Menpora Erick Thohir menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya atlet selam asal Kabupaten Jepara, Syabilla Rizkia Putri Raharja, saat mengikuti Porprov XVII Jawa Tengah 2026. (foto:Yayan/kemenpora.go.id)
Selasa, 27 Oktober 2026

Menpora Erick Berduka atas Meninggalnya Syabilla Rizkia, Apresiasi Pembentukan Tim Investigasi PB POSSI dan Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya atlet selam asal Kabupaten Jepara, Syabilla Rizkia Putri Raharja, saat mengikuti pertandingan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026 di perairan Awann Costa, Semarang, Minggu (25/10).

Menpora RI Erick Thohir turut menghadiri malam apresiasi bertajuk “Tiga Tokoh, Satu Indonesia” yang digelar di Sudirman Hall, Sequis Tower, Jakarta Selatan, Senin (26/10) malam.(foto:Andre/kemenpora.go.id)
Selasa, 27 Oktober 2026

Momentum Hari Sumpah Pemuda, Menpora Erick Hadiri Penghargaan Katadata Lifetime Achievement Award 2026 untuk Tiga Tokoh Bangsa yang Menginspirasi Generasi Muda

Tiga tokoh bangsa dengan latar belakang dan jalan pengabdian berbeda, namun memiliki tujuan yang sama untuk memajukan Indonesia, mendapat penghormatan dalam acara Katadata Lifetime Achievement Award 2026. Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir turut menghadiri malam apresiasi bertajuk “Tiga Tokoh, Satu Indonesia” yang digelar di Sudirman Hall, Sequis Tower, Jakarta Selatan, Senin (26/10) malam.

Menpora RI Erick Thohir, menegaskan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kepemudaan yang komprehensif guna menjawab tantangan zaman.(foto:Yayan/kemenpora.go.id)
Selasa, 27 Oktober 2026

Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menegaskan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kepemudaan yang komprehensif guna menjawab tantangan zaman serta memberikan solusi nyata bagi generasi muda Indonesia di masa depan.

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau,(dok.Gilang/Kemenpora)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Baru Lulus SMA, Peserta WYC 2026 Raffi dari Malinau Sudah Bicara Isu Hutan di COP29 Baku, Azerbaijan

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara itu pernah menjadi pembicara di Paviliun Indonesia dalam konferensi iklim COP29 di Baku, Azerbaijan.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026