Menarik Antusias Masyarakat, Youth Fun Juggling Competition Diikuti 11 Ribu Peserta dari 6 Provinsi

Kamis, 10 Desember 2020
Bagikan:
Program Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI)  Main Bola Yuk dengan Youth Fun Juggling Competition mendapat sambutan yang luar biasa dari masayarakat. Dari 6 provinsi Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa
Program Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) Main Bola Yuk dengan Youth Fun Juggling Competition mendapat sambutan yang luar biasa dari masayarakat. Dari 6 provinsi Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa

Jakarta: Program Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI)  Main Bola Yuk dengan Youth Fun Juggling Competition mendapat sambutan yang luar biasa dari masayarakat. Dari 6 provinsi Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali sebanyak 11 ribu yang ikut menjadi peserta. 

Hal tersebut disampaikan Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora RI Chandra Bhakti ketika membuka kegiatan youth fun juggling competition di GOR Popki, Cibubur, Jakarta, Kamis (10/12). Kompetisi juggling ini juga sebagai bentuk implementasi Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2019 tentang percepatan pembangunan persepakbolaan nasional. 

“Kegiatan youth fun juggling competition ini sesungguhnya dalam upaya kita mengimplementasikan Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2019 tentang percepatan pembangunan persepakbolaan nasional,” ujar Deputi Chandra. 

Setiap daerah pada masing-masing provinsi tersebut diikuti sekitar 300-an peserta dan juga virtual. Tentunya, kompetisi juggling yang dilakukan secara fisik di lokasi acara menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Dimasa pandemi Covid-19, diakui Deputi Chandra, masyarakat diminta untuk terus berolahraga demi menjaga kebugaran tubuh. 

“Protokol kesehatan harus dikedepankan. Ini salah satu upaya kita juga melakukan kompetisi juggling serta memotivasi adik-adik, agar mereka tetap semangat berolahraga, khususnya sepak bola. Kita tahu juggling merupakan salah satu teknik dalam sepak bola,” terangnya. 

“Kompetisi juggling di enam provinsi ini juga kita batasi pesertanya, dan kalau tidak dibatasi bisa membludak. Total peserta yang mengikuti ini lebih dari 11 ribu peserta,” sambung Deputi Chandra. 

Pelaksana tugas (Plt) Sekjen PSSI, Yunus Nusi yang hadir pada kesempatan ini menyambut baik kompetisi juggling yang diadakan Kemenpora RI. Kegiatan tersebut, bilangnya, juga bagian dari memeriahkan gairah olahraga, khususnya dalam pentas dunia pada tahun depan. 

“Setidaknya ini bagian dari memeriahkan event olahraga dalam pentas dunia 2021. Kita berterima kasih kepada Kemenpora yang membangkitkan semangat sepak bola kita yang tengah tidak berjalan (kompetisi) ini. Harus ada gairah sepak bola ditengah pandemi,” ucapnya. 

Sementara itu, Presiden Komite Olimpiade Nasional (NOC), Raja Sapta Oktohari menyambut baik kompetisi juggling yang diikuti peserta yang mayoritasnya berusia 11-13 tahun ini. Dia bilang, mereka merupakan cikal bakal atlet dimasa mendatang. 

“Kita menyambut baik kegiatan ini. Kegiatan yang begitu semarak menuju pentas dunia. Jauh lebih penting lagi kegiatan ini akan menjadi program yang baik untuk melakukan perekrutan ketika kita ingin menjadi tuan rumah Olimpiade 2032,” kata Okto. 

“Mereka ini usianya rata-rata 11 sampai 13 tahun. Nantinya umur mereka ketika kita menjadi tuan rumah Olimpiade 2032, sudah dua puluhan, dan usia itu adalah produktif dan bisa dibilang usia emas dalam seorang atlet. Maka mereka lah yang kita harapkan. Mudah-mudahan, kegiatan serupa bisa diikuti pada cabor lain.” jelas Okto. 

Wakil Ketua Umum KONI Pusat, Suwarno menambahkan hal yang sama. Menurutnya, youth fun juggling competition ini merupakan salah satu kegiatan yang mendukung kaderisasi atlet. “Ini merupakan wujud kaderisasi atlet, khususnya sepak bola. Sesuatu yang baik tentunya untuk sosialisasi sepak bola kepada anak-anak kita diumur belasan tahun. Kita harapkan ini bisa berkembang terus supaya sepak bola punya kader yang bagus dimasa mendatang,” pungkas Suwarno. (jef)

Peraih medali emas Olimpiade Veddriq Leonardo mengincar medali emas pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, mendatang.(foto:istimewa)
Minggu, 30 Agustus 2026

Belum Puas Berprestasi, Veddriq Leonardo Incar Emas Panjat Tebing Asian Games 2026

Peraih medali emas Olimpiade Veddriq Leonardo mengaku belum puas untuk terus menorehkan prestasi di cabang olahraga (cabor) panjat tebing. Terbaru, Veddriq mengincar medali emas pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, mendatang.

Menpora Erick Thohir bersama Wamenpora Taufik Hidayat menghadiri acara “Tim Indonesia Day: Menjaga Merah Putih” di Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (29/8) malam. (foto:Herry/kemenpora.go.id)
Minggu, 30 Agustus 2026

Hadiri Tim Indonesia Day, Menpora Erick Kobarkan Semangat Para Atlet Demi Berikan yang Terbaik di Asian Games 2026

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir bersama Wamenpora Taufik Hidayat menghadiri acara “Tim Indonesia Day: Menjaga Merah Putih” di Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (29/8) malam. Kegiatan ini digelar dalam rangka menyambut perjalanan Tim Indonesia menuju Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, pada 19 September sampai 4 Oktober mendatang.

Pacer biasanya mudah dikenali lewat balon atau plakat bertuliskan target waktu yang mereka bawa selama berlari. (foto: dok/Kemenpora)
Minggu, 30 Agustus 2026

Pacer Merdeka Run 2026 Bantu Pelari Menjaga Ritme hingga Garis Finis

Dalam lomba lari, menjaga ritme sejak garis start hingga finis menjadi salah satu kunci. Karena itu, kehadiran pacer dibutuhkan untuk membantu peserta mempertahankan kecepatan sesuai target waktu.

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kemenpora RI, Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.(foto: dok/Kemenpora)
Rabu, 26 Agustus 2026

Dari Bingung Pilih Karier hingga Melirik PBB, Cerita Katelyn di Wirasena Youth Career Hub 2026

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI), Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuatnya merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Sempat Ingin Menyerah, Imam Bangkit demi Anak hingga Jadi Atlet Blind Judo

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuat pria yang saat itu berusia 28 tahun tersebut merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora
Kamis, 20 Agustus 2026

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora

Wisata edukasi Jamnas XII di Kemenpora menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan sekaligus membuka wawasan generasi muda tentang kepemudaan, olahraga, prestasi, dan peluang untuk berkontribusi bagi Indonesia.

Menpora Erick Sampaikan Pesan Perjuangan Atlet dalam Karnaval HUT ke-81 RI
Selasa, 18 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Perjuangan Atlet dalam Karnaval HUT ke-81 RI

Karnaval HUT ke-81 RI menjadi momentum Kemenpora untuk mendekatkan olahraga dengan masyarakat sekaligus mengingatkan bahwa di balik setiap Merah Putih yang berkibar di podium internasional, ada perjuangan para atlet yang layak mendapat dukungan dan apresiasi seluruh bangsa.

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung
Selasa, 18 Agustus 2026

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung

Kehadiran Menpora Erick di Cakung menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat, sekaligus membuka ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk tumbuh aktif melalui olahraga.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81