Menpora Amali Pastikan Pengiriman Atlet ke Ajang Multi Event ke Depan Lebih Diperketat, Ada Tambahan Ukuran dan Kriteria

Selasa, 19 April 2022
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali mengungkapkan kedepan ukuran dan kriteria pemberangkatan atlet ke ajang multi event olahraga internasional akan semakin diperketat dan ditingkatkan.(foto:putra/kemenpora.go.id)
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali mengungkapkan kedepan ukuran dan kriteria pemberangkatan atlet ke ajang multi event olahraga internasional akan semakin diperketat dan ditingkatkan.(foto:putra/kemenpora.go.id)

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali mengungkapkan kedepan ukuran dan kriteria pemberangkatan atlet ke ajang multi event olahraga internasional akan semakin diperketat dan ditingkatkan.

Menurut Menpora Amali, hal itu berdasarkan masukan dari tim review im Review Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional (PPON) yang terdiri dari Akademisi, Pakar, Guru Besar, Praktisi olahraga, KONI dan KOI/NOC Indonesia.

“Kedepan, saya dapat masukan dari tim review akan ada tambahan kriteria dan ukuran. Sekarang baru by dokumen atau catatan. Tapi kedepan ukuran kita buat dua kali, yang pertama untuk mengingatkan cabang olahraga misalnya ada atlet VO2 max rendah, kita minta tingkatakan ini,” kata Menpora Amali dalam acara "Bincang Santai Tentang Olahraga" di Auditorium Wisma Kemenpora, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (18/4).

Kemudian, ukuran dilakukan pada saat penentuan keberangkatan atlet dan hal ini dilakukan dengan benar-benar objektif. “Ini sekaligus menyadarkan kepada para pimpinan cabang olahraga untuk serius membina. Kalau serius membina pasti hasilnya bagus dan tidak akan takut diukur,” ujarnya.

Ditegaskan Menpora Amali, apa yang dilakukan pihaknya saat ini dengan melakukan efisiensi pengiriman atlet berdasarkan hasil rekomendasi tim review dalam rangka perbaikan tata kelola olahraga menuju prestasi. Pemerintah tidak lagi ingin mengirim atlet banyak-banyak tampa ukuran dan target prestasi yang jelas. 

"Kita sedang melakukan perbaikan, ada yang kecewa kita paham. Tetapi coba kenapa kecewa? apa sudah benar pembinaannya, apa sudah benar tata kelolanya? Ini sekaligus seleksi alam terhadap pengelolaan cabang olahraga. Kan menjadi pimpinan cabor bukan hanya namanya tercantum, kemudian cabornya tidak diurus. Nanti kalau tidak jalan bisa masalah lagi,” tegasnya.

Menpora Amali kembali menjelaskan bahwa saat ini telah lahir Perpres nomor 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan. Dua dasar hukum ini lahir sebagai jawaban atas perintah Presiden Joko Widodo yang meminta agar Menpora, KONI dan KOI melakukan review total terhadap pembinaan olahraga. Dala rangka itu, pemerintah pun menetapkan olimpiade sebagai target utama. Sementara SEA Games dan Asian Games hanya sasaran antara saja.

“Sekarang ini kita sedang menuju perubahan, dan target kita peringkat 5 dunia tahun 2044. Saya punya keyakinan ini bisa kita capai,” ucapnya.

Bukan tampa alasan, Menpora Amali pun membandingkan prestasi olahraga dan peringkat negara Jamaika di olimpiade yang berada di atas posisi Indonesia. Padahal, Indonesia merupakan negara dengan populasi penduduk 4 besar dunia dengan jumlah pendudukan sekira 270 juta jiwa. 

“Masa kita kalah, karena kalau kita bicara olahraga ukurannya peringkat dunia. Negara yang 270 juta kalah dengan Jamaika yang hanya 2 juta jiwa (jumlah penduduk). Luas wilayah sekitar 11 ribu km2,” katanya.

Adapun kunci kesuksesan Jamaika adalah mereka fokus melakukan pembinaan pada cabang-cabang olahraga yang sesuai dengan karakter fisik mereka yakni Atletik. Begitupun Indonesia, kedepan akan difokuskan pada cabang olahraga yang sesuai dengan karakter fisik yakni yang mengandalkan teknik dan akurasi. 

Menpora Amali menegaskan, saat ini pihaknya sedang melakukan perubahan paradigma olahraga bahwa target utama olimpiade, SEA Games dan Asian Games hanya sasaran antara. 

“Kita memahami bahwa belum semua orang bisa menerima itu, karena mereka masih menyamakan SEA Games, Asian Games dengan olimpiade. Sekarang kita sedang nenuju perubahan yang lebih baik. Bahkan ada target yang ambisius yang saya sendiri tadinya tidak masuk akal. Tapi saya diyakinkan tim review tim dan pakar bahwa ini kita capai asal kita berubah yakni kita fokus kemudian kita jelas, kita konsisten dan perubahan tata kelola keolahragaan kita,” ungkapnya.

Untuk diketahui, pemerintah melakukan efisiensi pengiriman atlet ke SEA Games 2021 Vietnam. Total atlet yang dikirim sebanyak 476 atlet dari 31 cabang olahraga akan diberangkatkan. Artinya dilakukan efisiensi sebanyak 43,4 persen dari jumlah atlet yang dikirim ke SEA Games Filipina 2019, yakni 841 atlet dengan 40 cabang olahraga.(ded)

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir dan Wamenpora, Taufik Hidayat menghadiri Sidang Kabinet Paripurna (SKP) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (13/3).(foto:Gilang/kemenpora.go.id)
Sabtu, 14 Maret 2026

Menpora Erick dan Wamenpora Taufik Hadiri Sidang Kabinet Paripurna di Istana

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir dan Wamenpora, Taufik Hidayat menghadiri Sidang Kabinet Paripurna (SKP) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (13/3).

Ketum KONI Pusat Marciano Norman mendukung kebijakan Menpora Erick untuk melawan dan membersihkan kekerasan seksual dari dunia olahraga tanah air.(foto:Herry/kemenpora.go id)
Sabtu, 14 Maret 2026

Dukung Kebijakan Menpora Erick Berantas Kekerasan Seksual Terhadap Atlet, Ketum KONI Pusat: Para Pelaku Tidak Boleh Terlibat dan Jadi Anggota Organisasi Olahraga

Ketua Umum Komite Olahraga nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn. Marciano Norman mendampingi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir, bertemu Viona Amalia Adinda Putri, atlet kickboxing Jawa Timur korban kekerasan seksual yang diduga dilakukan pelatihnya, pada Jumat (13/3) di Kantor Kementrian Pemuda dan Olahraga.

Menpora RI Erick Thohir melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu`Ti  di Situation Room Gedung A Kantor Kemendikdasmen Jakarta, Jumat (13/3). (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Jumat, 13 Maret 2026

Jalin Nota Kesepahaman dengan Kemendikdasmen, Menpora Erick Sinergi Bangun Talenta Muda dan Olahraga Indonesia

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora RI) Erick Thohir melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'Ti tentang Sinergi Tugas dan Fungsi di Bidang Olahraga sebagai bagian pembangunan karakter pemuda. Penandatangan ini dilakukan di Situation Room Gedung A Kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Jakarta, Jumat (13/3).

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG). (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Minggu, 25 Januari 2026

Dari ART Bergaji Rp 150 Ribu per Bulan, Marlina Kini Sukses Hattrick Medali Emas ASEAN Para Games

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand, pada laga final nomor Women's Single SH6 melawan wakil tuan rumah Thailand dua set langsung dengan skor telak 21-5, 21-1.

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni meraih medali emas ASEAN Para Games 2025 Thailand.(foto: Andre/kemenpora.go.id)
Sabtu, 24 Januari 2026

Alvin Nomleni Pemuda NTT Bangga Persembahkan Medali Emas untuk Indonesia di ASEAN Para Games 2025 Thailand

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni menyampaikan rasa bangganya usai sukses menyabet medali emas dan mempersembahkannya untuk Merah Putih pada laga ASEAN Para Games 2025 Thailand.

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025.(foto:Thomas/kemenpora.go.id)
Senin, 19 Januari 2026

Atlet Dayung Perahu Naga Mariyati Ingin Daftar Haji dan Umrahkan Orang Tua dengan Bonus SEA Games 2025

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025. Bersama timnya, perempuan asal Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) itu ikut membawa Indonesia keluar sebagai juara umum dalam nomor cabang olahraga (cabor) ini.

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah di SEA Games 2025 Thailand.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Kamis, 15 Januari 2026

Ardana Cikal, Atlet Muda Panjat Tebing Indonesia Gunakan Bonus Untuk Investasi dan Kembangkan Fasilitas Panjat di Bandung

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan merasa bangga dan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah atas capaian prestasinya di SEA Games 2025 Thailand lalu dengan meraih emas di nomor lead putra.

Perayaan HUT ke-74 KOI, Menpora Erick Ajak Stakeholder Bersatu Demi Kemajuan Olahraga Nasional
Jumat, 13 Maret 2026

Perayaan HUT ke-74 KOI, Menpora Erick Ajak Stakeholder Bersatu Demi Kemajuan Olahraga Nasional

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menghadiri perayaan ulang tahun ke-74 Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) di Ritz Carlton Jakarta, Rabu (11/3)

Menpora Erick Dukung Ms Glow For Men Malang Half Marathon 2026
Senin, 09 Maret 2026

Menpora Erick Dukung Ms Glow For Men Malang Half Marathon 2026

Menpora Erick Thohir memberikan dukungan atas akan digelarnya ajang lomba lari Ms Glow For Men Malang Half Marathon 2026.

Menpora Erick Hadiri Kejuraan Asian Cadet and Junior Fencing 2026
Jumat, 27 Februari 2026

Menpora Erick Hadiri Kejuraan Asian Cadet and Junior Fencing 2026

Menpora Erick Thohir hadiri Asian Cadet and Junior Fencing Championship 2026 di JICC, Jumat (27/2/2026).

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner-desktop banner-mobile