Menpora RI Harap PB Forki Terapkan Sport Science dan Beri Masukan dalam Pembuatan Grand Design Olahraga Nasional

Rabu, 18 November 2020
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali berharap Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (PB Forki) memberikan sumbangsih pemikirannya dalam rangka pembuatan grand design olahraga nasional yang sedang disiap
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali berharap Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (PB Forki) memberikan sumbangsih pemikirannya dalam rangka pembuatan grand design olahraga nasional yang sedang disiap

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali berharap Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (PB Forki) memberikan sumbangsih pemikirannya dalam rangka pembuatan grand design olahraga nasional yang sedang disiapkan Kemenpora RI. Penerapan sport science dalam pembinaan olahraga karate di Indonesia juga dianggap penting. 

"Saya harap Forki memberikan pemikirannya dalam pembuatan grand design olahraga nasional yang saat ini sedang uji publik bersama KONI Pusat, NOC, stakeholder olahraga dan para akademisi," kata Menpora RI saat pelantikan pengurus PB Forki masa bhakti 2019-2023 secara daring dari Situation Room Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (18/11) siang. 

"Salah satu hal penting dalam pembinaan olahraga nasional adalah pendampingan sport science. Implementasi di lapangan masih sangat sedikit. Saya harap Forki sudah memaksimal sport science untuk pembinaan prestasi dan tata kelola organisasi semakin ditingkatkan, meski tata kelola organisasi di PB Forki termasuk terbaik diantara pengelolaan cabang-cabang olahraga," katanya.

Pemerintah berharap, kedepan cabor karate akan semakin meningkatkan prestasinya, meski di tengah pandemi PB Forki akan mulai melaksanakan pelatnas di Bali guna menjaga performanya. "Kemenpora mendukung rencana pelatnas Forki dan akan memberikan dukungan sesuai aturan dan kemampuan yang dimiliki Kemenpora," ujar Menpora RI. 

Ia mengingatkan, kedepan tantangan semakin besar, negara pesaing semakin banyak. Di Asean saja dulu Indonesia terdepan tapi dalam beberapa tahun terakhir negara yang dibelakang saat ini sudah menyamai bahkan sudah di depan. Hal itu bukan tanpa dasar, buktinya saat SEA Games Filipina 2019 lalu Indonesia masih harus kerja keras mengejar ketertinggalan, belum lagi di Asia apalagi ditingkat olimpiade. 

Indonesia saat ini sedang menyiapkan diri mengikuti bidding tuan rumah Olimpiade 2032. Jika menjadi tuan rumah olimpiade, tentu tidak hanya berkeinginan menjadi penyelenggara yang baik, tapi juga ingin menunjukkan pretasi yang baik pula. "Semoga cabor karate menjadi salah satu yang diandalkan untuk membanggakan negara di even olimpiade nanti," harapnya.

"Atas nama pemerintah dan pribadi kami ucapkan selamat kepada Ketum PB Forki beserta jajarannya, semoga sukses mengemban amanah dan Kemenpora terbuka untuk bisa bersinergi, bekerjasama dan membangun prestasi membanggakan untuk negeri," tutur Menpora RI.

Sebelumnya, Ketua Umum PB Forki Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bertekad akan melaksanakan tugas yang diemban dengan semangat tinggi. Situasi pandemi Covid-19 menjadi momentum refleksi dan evaluasi pembinaan karate. "Ditundanya even nasional dan internasional memberi waktu bekerja lebih keras untuk meningkatkan kualitas pembinaan dan memformulasikan bentuk pembinaan atlet di tengah pandemi," ujarnya.

Dalam waktu dekat PB Forki akan melaksanakan pelatnas di Bali. Program ini akan disesuai dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Dinamika ini menuntut PB Forki mengoptimalkan metode pembinaan olahraga modern secara cermat tidak hanya sport science dan sport managemen agar tujuan pelatnas dapat mencapai target.

"Upaya bersama dan sinergi seluruh pengurus, atlet, pelatih dan pendukung lain akan mampu menghadapi tantangan meraih prestasi. Kita juga akan konsen di even tahun 2021 yang akan datang, baik PON 2021 maupun skala internasional AKF dan WKF Championship, kualifikasi pra Olimpiade Paris, SEA Games Vietnam dan Asian Games 2022," urainya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman berharap prestasi karate Indonesia semakin maju melalui pola pembinaan sport science. "Saya harap perjalanan menuju Olimpiade 2032, prestasi karate semakin maju. Lolos pra kualifikasi Olimpiade Tokyo, kemudian pertandingan single dan multieven yang akan diikuti dengan pola pembinaan harus menjadi prioritas," tuturnya.(ben)

Ajang lari Merdeka Run 2026 membuat pasangan suami istri asal Semarang, Jawa Tengah, Rianto (45) dan Vaneza (30), rela mengambil jatah cuti kerja. (foto: Herry/kemenpora.go.id)
Kamis, 27 Agustus 2026

Cerita Pasutri Asal Semarang Rela Cuti Kerja dan “War” Tiket Merdeka Run 2026

Antusiasme untuk menyemarakkan HUT ke-81 Republik Indonesia melalui ajang lari "Merdeka Run 2026" membuat pasangan suami istri asal Semarang, Jawa Tengah, Rianto (45) dan Vaneza (30), rela mengambil jatah cuti kerja hingga bersaing ketat saat berburu tiket (war ticket).

CEO AFC Ajax Menno Geelen akan hadir di Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 untuk berbagi perspektif tentang masa depan industri sepak bola. (foto: istimewa)
Kamis, 27 Agustus 2026

CEO Ajax Hadir di ISS 2026, Bongkar Strategi Bangun Sepak Bola Berkelanjutan

CEO AFC Ajax Menno Geelen akan hadir di Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 untuk berbagi perspektif tentang masa depan industri sepak bola. Ia akan membahas bagaimana klub dapat tumbuh secara finansial sekaligus memberi dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat.

Merdeka Run 2026 menjadi momentum bagi masyarakat untuk berolahraga sekaligus menghabiskan waktu bersama keluarga. (foto: dok/Kemenpora)
Kamis, 27 Agustus 2026

Merdeka Run 2026 Jadi Ajang Olahraga Bersama Keluarga

Merdeka Run 2026 menjadi momentum bagi masyarakat untuk berolahraga sekaligus menghabiskan waktu bersama keluarga. Hal itu terlihat dari sejumlah peserta yang datang bersama pasangan, anak, maupun anggota keluarga lainnya saat pengambilan racepack di Wisma Serbaguna GBK, Jakarta,

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kemenpora RI, Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.(foto: dok/Kemenpora)
Rabu, 26 Agustus 2026

Dari Bingung Pilih Karier hingga Melirik PBB, Cerita Katelyn di Wirasena Youth Career Hub 2026

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI), Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuatnya merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Sempat Ingin Menyerah, Imam Bangkit demi Anak hingga Jadi Atlet Blind Judo

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuat pria yang saat itu berusia 28 tahun tersebut merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora
Kamis, 20 Agustus 2026

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora

Wisata edukasi Jamnas XII di Kemenpora menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan sekaligus membuka wawasan generasi muda tentang kepemudaan, olahraga, prestasi, dan peluang untuk berkontribusi bagi Indonesia.

Menpora Erick Sampaikan Pesan Perjuangan Atlet dalam Karnaval HUT ke-81 RI
Selasa, 18 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Perjuangan Atlet dalam Karnaval HUT ke-81 RI

Karnaval HUT ke-81 RI menjadi momentum Kemenpora untuk mendekatkan olahraga dengan masyarakat sekaligus mengingatkan bahwa di balik setiap Merah Putih yang berkibar di podium internasional, ada perjuangan para atlet yang layak mendapat dukungan dan apresiasi seluruh bangsa.

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung
Selasa, 18 Agustus 2026

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung

Kehadiran Menpora Erick di Cakung menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat, sekaligus membuka ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk tumbuh aktif melalui olahraga.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81