Dorong Judo Tampil di Olimpiade, Menpora Amali Minta PB PJSI Terus Lakukan Pembinaan Atlet

Selasa, 30 November 2021
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali mendorong Pengurus Besar Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PB PJSI) untuk terus melakukan pembinaan terhadap atlet-atletnya sehingga bisa lolos kualifikasi Olimpiade. Menurut Menp
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali mendorong Pengurus Besar Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PB PJSI) untuk terus melakukan pembinaan terhadap atlet-atletnya sehingga bisa lolos kualifikasi Olimpiade. Menurut Menp

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali mendorong Pengurus Besar Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PB PJSI) untuk terus melakukan pembinaan terhadap atlet-atletnya sehingga bisa lolos kualifikasi Olimpiade. Menurut Menpora Amali, meski tidak masuk dalam cabang olahraga unggulan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), pemerintah dipastikan akan menfasilitasinya ke ajang multi event olahraga internasional tersebut.

“Judo ini merupakan cabang olahraga wajib yang dipertandingkan di Olimpiade, maka peluangnya besar pak Maruli (Simanjuntak). Tinggal bagaimana Judo mempersiapkan diri, menunjukkan prestasi, paling tidak lolos kualifikasi. Kalau lolos kualifikasi untuk masuk Olimpiade sudah pasti akan difasilitasi oleh negara. Tidak mungkin dibiarkan walaupun itu tidak masuk di dalam cabang olahraga unggulan dalam DBON,” kata Menpora Amali saat memberikan sambutan pada acara pelantikan Pengurus PB-PJSI masa bakti 2021-2026 secara virtual, Selasa (30/11) siang.

Selain itu, Menpora Amali mengungkapkan, dari 14 cabang olahraga unggulan yang masuk di dalam DBON, pihaknya menerapkan sistem promosi dan degradasi. Apabila cabang olahraga unggulan yang awal-awal masuk dalam DBON ini tidak bisa bisa menujukan prestasi di Olimpiade sebagai target utama, maka akan digantikan dengan cabang olahraga yang belum masuk DBON.

“Bagi olahraga Judo tidak usah berkecil hati, tetap ada kesempatan karena kita berlakukan sistem promosi degradasi. Bagi cabor-cabor yang di awal sudah masuk di dalam DBON tetapi dia tidak bisa menunjukkan prestasinya atau dia stagnasi kita persilahkan keluar dari area itu. Kita akan gantikan dengan cabang-cabang olahraga yang berada di luar sementara ini,” tukasnya.

Menurut Menpora Amali, di dalam DBON pihaknya telah menetapkan target-target yang harus dicapai dari olimpiade ke olimpiade harus ada peningkatan peringkat Indonesia. Puncaknya adalah pada momen 100 tahun Indonesia merdeka atau Olimpiade 2044.
Olimpiade 2024 kita mentargetkan kita berada di posisi 5 besar dunia. Ini tidak mudah, tetapi dengan hitung-hitungan secara statistik hitung-itungan secara ilmiah memungkinkan untuk kita capai asal kita konsisten menjalankan program-program yang ada di dalam Desian Besar Olahraga Nasional,” ujarnya.

Dengan demikian, Menpora Amali berharap cabang olahraga Judo juga turut ikut menuju target tersebut dengan lolos kulifikasi olimpiade. 

Disamping itu, dia berharap PJSI dibawah kepemimpinan Maruli Simanjuntak mampu melahirkan prestasi-prestasi olahraga di tingkat dunia. Menuju hal tersebut, salah satu langkah yang harus dilakukan tegas Menpora Amali yakni memperbaiki tata kelola organisasi.

“Kalau tata kelola organisasinya bagus pasti ujungnya adalah prestasi. Tetapi kalau tata kelolanya kurang baik, maka pasti prestasinya juga tidak bisa kita harapkan,” katanya.

“Kita berharap dengan kepemimpinan baru ini, dengan semangat baru seorang Mayor Jenderal yang masih punya masa depan yang baik di karir militer, saya mohon juga dibarengi dengan prestasi-prestasi dan pembinaan secara baik dalam cabang olahraga yang dipimpin,” pesannya.

Selanjutnya, Menpora Amali menyampaikan ucapan selamat bekerja kepada pengurus yang dilantik dan memastikan pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga terbuka untuk bersama-sama memajukan olahraga, khususnya Judo.

“Kita terbuka untuk kita bisa berdiskusi, untuk kita bisa membahas berbagai hal yang terkait dengan peningkatan prestasi di dalam tubuh PJSI, selamat bekerja, semoga sukses dan Tuhan memberkati,” tutupnya.

Sebelumnya Maruli Simanjuntak secara resmi dilantik dan dikukuhkan sebagai pengurus PJSI periode 2021-2026 oleh Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Marciano Norman. Hadir dalam acara ini, Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari dan sejumlah stakeholder olahraga nasional.(ded)

Pelaksanaan lomba lari Merdeka Run 2026 tinggal 10 hari lagi. Para peserta pun diimbau untuk mulai mematangkan persiapan, termasuk menjaga kondisi tubuh dan mengatur strategi saat mengikuti perlombaan. (dok/)
Rabu, 19 Agustus 2026

Merdeka Run 2026 Tinggal 10 Hari Lagi, Matangkan Persiapanmu Runners

Pelaksanaan lomba lari Merdeka Run 2026 tinggal 10 hari lagi. Para peserta pun diimbau untuk mulai mematangkan persiapan, termasuk menjaga kondisi tubuh dan mengatur strategi saat mengikuti perlombaan.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengusulkan pemberian dwi kewarganegaraan secara terbatas bagi individu dengan kemampuan istimewa yang dibutuhkan untuk kepentingan nasional, termasuk atlet. (dok/sekjen DPR)
Selasa, 18 Agustus 2026

Soroti Besarnya Potensi Diaspora Indonesia, Presiden Prabowo Ajukan Dwi Kewarganegaraan Bagi Atlet

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengusulkan pemberian dwi kewarganegaraan secara terbatas bagi individu dengan kemampuan istimewa yang dibutuhkan untuk kepentingan nasional, termasuk atlet.

Atlet voli putri Indonesia, Yolla Yuliana, merasakan pengalaman berbeda dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di kawasan Monas menuju Bundaran HI, Jakarta, Senin (17/8).(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Selasa, 18 Agustus 2026

Yolla Yuliana Bangga Ikut Karnaval HUT ke-81 Republik Indonesia untuk Memperkuat Rasa Cinta Tanah Air

Atlet voli putri Indonesia, Yolla Yuliana, merasakan pengalaman berbeda dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Untuk pertama kalinya, Yolla ikut ambil bagian dalam memeriahkan karnaval bersama Kemenpora yang dimulai dari kawasan Monas menuju Bundaran HI, Jakarta, Senin (17/8).

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai.(foto: Bagus/Kemenpora).
Rabu, 12 Agustus 2026

Hampir Menyerah, Gladys Kini Jadi Paskibraka Tingkat Pusat Wakili Papua Tengah

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65

Peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan, sekaligus mendorong generasi muda agar terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo

Kehadiran Menpora Erick Thohir dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 memperkuat komitmen pemerintah dalam mengawal pembangunan kepemudaan, sejalan dengan pesan Presiden Prabowo bahwa pemuda merupakan kunci utama keberhasilan Indonesia memanfaatkan bonus demografi menuju Indonesia maju.

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional
Senin, 10 Agustus 2026

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional

Melalui ToT Penggerak Olahraga Disabilitas, Kemenpora tidak hanya mencetak pelatih yang lebih kompeten, tetapi juga membangun ekosistem olahraga yang lebih inklusif agar semakin banyak penyandang disabilitas memiliki kesempatan berolahraga, berkembang, dan berprestasi untuk Indonesia.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81