Dorong Judo Tampil di Olimpiade, Menpora Amali Minta PB PJSI Terus Lakukan Pembinaan Atlet

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali mendorong Pengurus Besar Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PB PJSI) untuk terus melakukan pembinaan terhadap atlet-atletnya sehingga bisa lolos kualifikasi Olimpiade. Menurut Menpora Amali, meski tidak masuk dalam cabang olahraga unggulan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), pemerintah dipastikan akan menfasilitasinya ke ajang multi event olahraga internasional tersebut.

Dorong Judo Tampil di Olimpiade, Menpora Amali Minta PB PJSI Terus Lakukan Pembinaan Atlet Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali mendorong Pengurus Besar Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PB PJSI) untuk terus melakukan pembinaan terhadap atlet-atletnya sehingga bisa lolos kualifikasi Olimpiade. Menurut Menpora Amali, meski tidak masuk dalam cabang olahraga unggulan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), pemerintah dipastikan akan menfasilitasinya ke ajang multi event olahraga internasional tersebut.(foto:putra/kemenpora.go.id)

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali mendorong Pengurus Besar Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PB PJSI) untuk terus melakukan pembinaan terhadap atlet-atletnya sehingga bisa lolos kualifikasi Olimpiade. Menurut Menpora Amali, meski tidak masuk dalam cabang olahraga unggulan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), pemerintah dipastikan akan menfasilitasinya ke ajang multi event olahraga internasional tersebut.

“Judo ini merupakan cabang olahraga wajib yang dipertandingkan di Olimpiade, maka peluangnya besar pak Maruli (Simanjuntak). Tinggal bagaimana Judo mempersiapkan diri, menunjukkan prestasi, paling tidak lolos kualifikasi. Kalau lolos kualifikasi untuk masuk Olimpiade sudah pasti akan difasilitasi oleh negara. Tidak mungkin dibiarkan walaupun itu tidak masuk di dalam cabang olahraga unggulan dalam DBON,” kata Menpora Amali saat memberikan sambutan pada acara pelantikan Pengurus PB-PJSI masa bakti 2021-2026 secara virtual, Selasa (30/11) siang.

Selain itu, Menpora Amali mengungkapkan, dari 14 cabang olahraga unggulan yang masuk di dalam DBON, pihaknya menerapkan sistem promosi dan degradasi. Apabila cabang olahraga unggulan yang awal-awal masuk dalam DBON ini tidak bisa bisa menujukan prestasi di Olimpiade sebagai target utama, maka akan digantikan dengan cabang olahraga yang belum masuk DBON.

“Bagi olahraga Judo tidak usah berkecil hati, tetap ada kesempatan karena kita berlakukan sistem promosi degradasi. Bagi cabor-cabor yang di awal sudah masuk di dalam DBON tetapi dia tidak bisa menunjukkan prestasinya atau dia stagnasi kita persilahkan keluar dari area itu. Kita akan gantikan dengan cabang-cabang olahraga yang berada di luar sementara ini,” tukasnya.

Menurut Menpora Amali, di dalam DBON pihaknya telah menetapkan target-target yang harus dicapai dari olimpiade ke olimpiade harus ada peningkatan peringkat Indonesia. Puncaknya adalah pada momen 100 tahun Indonesia merdeka atau Olimpiade 2044.
Olimpiade 2024 kita mentargetkan kita berada di posisi 5 besar dunia. Ini tidak mudah, tetapi dengan hitung-hitungan secara statistik hitung-itungan secara ilmiah memungkinkan untuk kita capai asal kita konsisten menjalankan program-program yang ada di dalam Desian Besar Olahraga Nasional,” ujarnya.

Dengan demikian, Menpora Amali berharap cabang olahraga Judo juga turut ikut menuju target tersebut dengan lolos kulifikasi olimpiade. 

Disamping itu, dia berharap PJSI dibawah kepemimpinan Maruli Simanjuntak mampu melahirkan prestasi-prestasi olahraga di tingkat dunia. Menuju hal tersebut, salah satu langkah yang harus dilakukan tegas Menpora Amali yakni memperbaiki tata kelola organisasi.

“Kalau tata kelola organisasinya bagus pasti ujungnya adalah prestasi. Tetapi kalau tata kelolanya kurang baik, maka pasti prestasinya juga tidak bisa kita harapkan,” katanya.

“Kita berharap dengan kepemimpinan baru ini, dengan semangat baru seorang Mayor Jenderal yang masih punya masa depan yang baik di karir militer, saya mohon juga dibarengi dengan prestasi-prestasi dan pembinaan secara baik dalam cabang olahraga yang dipimpin,” pesannya.

Selanjutnya, Menpora Amali menyampaikan ucapan selamat bekerja kepada pengurus yang dilantik dan memastikan pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga terbuka untuk bersama-sama memajukan olahraga, khususnya Judo.

“Kita terbuka untuk kita bisa berdiskusi, untuk kita bisa membahas berbagai hal yang terkait dengan peningkatan prestasi di dalam tubuh PJSI, selamat bekerja, semoga sukses dan Tuhan memberkati,” tutupnya.

Sebelumnya Maruli Simanjuntak secara resmi dilantik dan dikukuhkan sebagai pengurus PJSI periode 2021-2026 oleh Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Marciano Norman. Hadir dalam acara ini, Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari dan sejumlah stakeholder olahraga nasional.(ded)

BAGIKAN :
PELAYANAN