Diapresiasi DPR RI Terkait Penyelesaian Sanksi WADA ke LADI, Menpora Amali Fokus Percepatan Pencabutan Sanksi

Kamis, 11 November 2021
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali kembali menegaskan, dalam pembentukan tim akselerasi dan investigasi penyelesaian sanksi WADA ada dua tugas yakni akselerasi penyelesaian masalah-masalah antara LADI dan WADA dan m
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali kembali menegaskan, dalam pembentukan tim akselerasi dan investigasi penyelesaian sanksi WADA ada dua tugas yakni akselerasi penyelesaian masalah-masalah antara LADI dan WADA dan m

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali kembali menegaskan, dalam pembentukan tim akselerasi dan investigasi penyelesaian sanksi WADA ada dua tugas yakni akselerasi penyelesaian masalah-masalah antara LADI dan WADA dan mempercepat pencabutan sanksi kemudian baru investigasi.

"Kita konsentrasi kepada akselerasi penyelesaian masalah-masalah antara LADI dan WADA dan mempercepat pencabutan sanksi setelah itu baru investigasi. Kita tidak ingin jika dijalankan bersamaan dua fungsi utama bisa terganggu karena belum tahu mana pihak yang terlibat dan sebagainya," kata Menpora Amali saat Raker bersama Komisi X DPR RI, Kamis (11/11).

Menurut Menpora Amali, Presiden Joko Widodo berpesan kepada dirinya untuk memenuhi semua permintaan WADA, perbaiki komunikasi, investigasi dan umumkan hasil investigasi. "Ada tiga arahan Bapak Presiden yakni penuhi permintaan WADA, perbaiki komunikasi, investigasi dan umumkan hasilnya tidak boleh ada yang ditutup-tutupi," ujarnya.

Ketua Tim Percepatan dan Investigasi Penyelesaian Sanksi WADA Raja Sapta Oktohari mengaku fokus terhadap proses akselerasi dan sudah mendapatkan fakta-fakta. "Kami fokus proses akselerasi dan sudah mendapat tiga fakta yakni masalah komunikasi, administrasi, serta teknis," ujarnya. 

Menurutnya, untuk masalah komunikasi sudah dilakukan dengan semua stakeholder yang akhirnya terdapat relaksasi yang membuat Indonesia tetap mengadakan kegiatan-kegiatan sesuai dengan jadwal. "Orang Indonesia yang duduk di both-both members internasional tetap bisa melakukan aktifitas seperti biasa bahkan lagu Indonesia Raya masih dikumandangkan apabila Indonesia ada yang menang dalam pertandingan, hanya memang untuk Bendera Merah-Putih masih menunggu complains," jelasnya.

"Semoga dalam satu atau dua minggu kedepan bisa diselesaikan. Untuk masalah teknis semoga akhir November bisa tuntas. Setelah itu kami akan melakukan diplomasi kembali kepada WADA bahwa semua tantangan-tantangan yang menjadi dasar sanksi yang diberikan kepada Indonesia telah bisa diselesaikan sehingga apabila memungkinkan proses pengangkatan sanksi dipercepat," tambahnya. 

Hal ini, lanjutnya, memang butuh diplomasi karena sanksi telah dijatuhkan selama satu tahun. "Jadi, selain bendera yang tidak bisa dikibarkan juga kegiatan internasional yang baru didapat belum bisa diumumkan, tetapi kegiatan yang sebelumnya sudah didapat sebelum jatuh sanksi WADA masih tetap bisa dijalankan sesuai jadwal," urai Okto.

Sementara Ketua LADI Musthofa Fauzi membenarkan adanya kewajiban sehubungan dengan sanksi WADA kepada Indonesia. "Ini karena masalahnya bukan hanya teknis saja (pemeriksaan sample doping) tetapi juga ada masalah administratif yang menyangkut kemandirian atau indepedensi LADI, serta beberapa kewajiban administrasi lain yang harus dipenuhi agar sesuai dengan World Anti-Doping Code," katanya.

Masalah itu saat ini sedang diselesaikan yakni menyangkut administratif yang memang sesuai, termasuk juga memasukkan LADI dalam UU SKN dan Komisi X DPR RI mendukung hal ini agar sesuai dengan World Anti-Doping Code. 

"Kemudian tentang masalah teknis yakni kewajiban menyelesaikan sample doping Peparnas yaitu sebanyak 200 sampling. Pada hari ini lebih kurang 60% sudah terlaksana under supervisi dan mentoring dari JADA," ujarnya. 

"Usai Peparnas kita juga harus menyelesaikan kewajiban teknis yakni test distribution plan dari tahun 2020 yang akan diimplementasikan sepanjang tahun 2021 yang masih tersisa sekitar 122 sample untuk pemeriksaan doping diluar kompetisi," tambahnya.(ben)

Prestasi membanggakan datang dari atlet muda Indonesia, Siti Aisyah (15) berhasil meraih dua medali emas di cabang olahraga para renang dalam ajang ASEAN Para Games 2025 Thailand.
Senin, 23 Maret 2026

Bonus Cair, Siti Aisyah Remaja 15 Tahun Peraih Dua Emas ASEAN Para Games Ingin Hadiahkan Umrah Untuk Orang Tua

Prestasi membanggakan datang dari atlet muda Indonesia, Siti Aisyah (15), yang berhasil meraih dua medali emas di cabang olahraga para renang dalam ajang ASEAN Para Games 2025 Thailand.

Bonus ASEAN Para Games 2025 diterima dengan penuh syukur oleh para atlet Indonesia. Salah satunya Gischa Zayana yang mendulang dua emas dari cabang olahraga (cabor) boccia.(foto:IG/Gischa Zayana)
Senin, 23 Maret 2026

Atlet Boccia Gischa Zayana Sebut Bonus ASEAN Para Games 2025 Punya Arti Sangat Besar

Bonus ASEAN Para Games 2025 diterima dengan penuh syukur oleh para atlet Indonesia yang telah mengharumkan nama bangsa. Salah satunya Gischa Zayana yang mendulang dua emas dari cabang olahraga (cabor) boccia.

Orang tua memiliki peran yang sangat berarti bagi Siti Alfiah, atlet para swimming putri Indonesia. Karenanya bonus ASEAN Para Games 2025 akan dimanfaatkannya untuk kebahagiaan orang tua.(foto:IG/Siti Alfiah)
Senin, 23 Maret 2026

Bersyukur Dapat Bonus ASEAN Para Games 2025, Perenang Siti Alfiah Ingin Bahagiakan Orang Tua

Orang tua memiliki peran yang sangat berarti bagi Siti Alfiah, atlet para swimming putri Indonesia. Karenanya bonus ASEAN Para Games 2025 dari Pemerintah akan dimanfaatkannya untuk kebahagiaan orang tua.

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG). (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Minggu, 25 Januari 2026

Dari ART Bergaji Rp 150 Ribu per Bulan, Marlina Kini Sukses Hattrick Medali Emas ASEAN Para Games

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand, pada laga final nomor Women's Single SH6 melawan wakil tuan rumah Thailand dua set langsung dengan skor telak 21-5, 21-1.

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni meraih medali emas ASEAN Para Games 2025 Thailand.(foto: Andre/kemenpora.go.id)
Sabtu, 24 Januari 2026

Alvin Nomleni Pemuda NTT Bangga Persembahkan Medali Emas untuk Indonesia di ASEAN Para Games 2025 Thailand

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni menyampaikan rasa bangganya usai sukses menyabet medali emas dan mempersembahkannya untuk Merah Putih pada laga ASEAN Para Games 2025 Thailand.

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025.(foto:Thomas/kemenpora.go.id)
Senin, 19 Januari 2026

Atlet Dayung Perahu Naga Mariyati Ingin Daftar Haji dan Umrahkan Orang Tua dengan Bonus SEA Games 2025

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025. Bersama timnya, perempuan asal Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) itu ikut membawa Indonesia keluar sebagai juara umum dalam nomor cabang olahraga (cabor) ini.

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah di SEA Games 2025 Thailand.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Kamis, 15 Januari 2026

Ardana Cikal, Atlet Muda Panjat Tebing Indonesia Gunakan Bonus Untuk Investasi dan Kembangkan Fasilitas Panjat di Bandung

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan merasa bangga dan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah atas capaian prestasinya di SEA Games 2025 Thailand lalu dengan meraih emas di nomor lead putra.

Perayaan HUT ke-74 KOI, Menpora Erick Ajak Stakeholder Bersatu Demi Kemajuan Olahraga Nasional
Jumat, 13 Maret 2026

Perayaan HUT ke-74 KOI, Menpora Erick Ajak Stakeholder Bersatu Demi Kemajuan Olahraga Nasional

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menghadiri perayaan ulang tahun ke-74 Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) di Ritz Carlton Jakarta, Rabu (11/3)

Menpora Erick Dukung Ms Glow For Men Malang Half Marathon 2026
Senin, 09 Maret 2026

Menpora Erick Dukung Ms Glow For Men Malang Half Marathon 2026

Menpora Erick Thohir memberikan dukungan atas akan digelarnya ajang lomba lari Ms Glow For Men Malang Half Marathon 2026.

Menpora Erick Hadiri Kejuraan Asian Cadet and Junior Fencing 2026
Jumat, 27 Februari 2026

Menpora Erick Hadiri Kejuraan Asian Cadet and Junior Fencing 2026

Menpora Erick Thohir hadiri Asian Cadet and Junior Fencing Championship 2026 di JICC, Jumat (27/2/2026).

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner-desktop banner-mobile