Kemenpora Bersama NPC Indonesia dan Panitia Gelar Rapat Evaluasi Penyelenggaraan Peparnas XVI

Senin, 08 November 2021
Bagikan:
Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Chandra Bhakti memimpin rapat evaluasi pe penyelenggaran Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI dan pemantapan persiapan Closing Ceremony atau upacara penutupan yan
Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Chandra Bhakti memimpin rapat evaluasi pe penyelenggaran Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI dan pemantapan persiapan Closing Ceremony atau upacara penutupan yan

Jayapura: Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Chandra Bhakti memimpin rapat evaluasi pe penyelenggaran Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI dan pemantapan persiapan Closing Ceremony atau upacara penutupan yang akan digelar 15 November mendatang. 

Rapat yang digelar di Hotel Swiss Bell Jayapura, Minggu (7/11) malam ini turut dihadiri Ketua National Paralympic Comitte (NPC) Indonedia, Senny Marbun, Ketua Harian PB Pepernas XVI, Doren Wakerkwa, Perwakilan Quantum Convex selaku Event Organizer (EO) upacara pembukaan dan penutupan Peparnas dan sejumlah pihak terkait lainnya. 

Usai rapat, Chandra Bhakti menjelaskan rapat ini digelar untuk mengevaluasi semua pelaksanaan kegiatan sejak dibuka secara resmi Wakil Presiden KH. Ma'ruf Amin 5 November lalu. 

"Tanggal 6 dan tanggal 7 hari ini sudah ada pertandingan-pertandingan. Nah tentu dengan sudah dibuka sampai dengan hari ini kita melakukan evaluasi. Kemarin kita melakukan evaluasi juga dan hari ini kita melakukan evaluasi secara detail untuk semua bidang," kata Chandra. 

Berdasarkan hasil evaluasi, menurut Chandra, dalam pelaksanaan kegiatan masih terdapat pelayanan yang harus ditingkatkan. Terlebih event ini merupakan ajang bagi para atlet disabilitas yang pelayanannya harus dimaksimalkan. 

Beberapa hal yang dibahas, lanjut Chandra, diantaranya terkait akomodasi, konsumsi, penyediaan air bersih hingga transportasi. Semua hal tersebut sudah dilakukan perbaikan. 

"Salah satu yang kita evaluasi juga terkait dengan pembukaan bahwa ini pembukaan masih banyak kita lihat kelemahan-kelemahan. Terutama kemarin ada pertunjukan dengan drone yang dijanjikan oleh EO 500 drone. Tapi faktualnya terjadi ada beberapa kesalahan dimana drone yang bisa diterbangkan dari 500 itu tidak lebih dari 300. Sehingga ini yang perlu kita evaluasi," jelasnya. 

Disamping itu, rapat ini juga membahas terkait persiapan upacara penutupan karena acaranya akan dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo. 

"Kita berharap semua penyelenggaraan ini dapat terselenggara dengan baik dan tentu ada kesan-kesan yang didapat oleh para seluruh kontingen yang hadir terkait dengan penyelenggaraan Peparnas ini. Jadi kita berharap atlet merasakan kenangan yang baik, nilai persahabatan, sportifitas. Itu harus betul- betul dirasakan oleh para atlet, karena Peparnas merupakan multi event tingkat nasional bagi para atlet disabilitas," harapnya. 

Sementara itu, Ketua Harian PB Peparnas XVI, Doren Wakerkwa menyampaikan apresiasi dan terimkasih kepada Menpora Amali yang diwakili Chandra Bhakti atas penyelenggaraan rapat ini. Dia berharap kekurangan yang terjadi baik saat penyelenggaraan maupun upacara pembukaan dapat diperbaiki saat upacara penutupan nanti. 

"Kita akan koordinasikan dengan pak Deputi supaya yang dilakukan berjalan sukses. smSaya harap hal- hal yang sudah dikecewakan, hari ini dengan rapat yang sudah dilakukan ini bisa berhasil pada saat Presiden datang. Kami harap penutupannya suskes luar biasa terjadi," pungkansya.(ded)

Ketegasan Menpora Erick Thohir dalam menyikapi kasus dugaan pelecehan seksual dan kekerasan fisik terhadap atlet mendapat dukungan dari Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari. (foto:dok/kemenpora.go.id)
Selasa, 03 Maret 2026

Dukung Ketegasan Menpora Erick, Ketua Umum NOC Indonesia Kawal Investigasi Dugaan Kekerasan Seksual Terhadap Atlet Panjat TebingTanpa Kompromi

Ketegasan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir dalam menyikapi kasus dugaan pelecehan seksual dan kekerasan fisik yang terjadi di pelatihan nasional (pelatnas) cabang olahraga panjat tebing, dengan mengawal proses investigasi internal oleh Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) dan mendorong sanksi berat jika terduga pelaku terbukti bersalah, mendapat dukungan dari Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi mengapresiasi langkah cepat Menpora terkait kasus pelecehan seksual dan kekerasan fisik terhadap atlet. (foto:istimewa)
Senin, 02 Maret 2026

Apresiasi Langkah Cepat Menpora Erick, Kementerian PPPA Dorong Penguatan Sistem Pencegahan Kekerasan Seksual di Lingkungan Olahraga

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mengapresiasi langkah cepat Menteri Pemuda dan Olahraga RI (Menpora) Erick Thohir dalam menyikapi kasus pelecehan seksual dan kekerasan fisik yang dialami atlet panjat tebing Indonesia.

Kemenpora RI bersama Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) terkait dugaan pelecehan seksual dan kekerasan kepada atlet mendapat dukungan KONI Pusat.(foto:dok/kemenpora.go.id)
Senin, 02 Maret 2026

KONI Pusat Dukung Menpora Erick Lindungi Atlet dan Dorong Sanksi Tegas Dalam Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Cabor Panjat Tebing

Upaya pencarian fakta oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI bersama Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) terkait dugaan pelecehan seksual dan kekerasan kepada atlet yang dilakukan oknum pelatih berinisial HB mendapat dukungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI)Pusat.

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG). (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Minggu, 25 Januari 2026

Dari ART Bergaji Rp 150 Ribu per Bulan, Marlina Kini Sukses Hattrick Medali Emas ASEAN Para Games

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand, pada laga final nomor Women's Single SH6 melawan wakil tuan rumah Thailand dua set langsung dengan skor telak 21-5, 21-1.

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni meraih medali emas ASEAN Para Games 2025 Thailand.(foto: Andre/kemenpora.go.id)
Sabtu, 24 Januari 2026

Alvin Nomleni Pemuda NTT Bangga Persembahkan Medali Emas untuk Indonesia di ASEAN Para Games 2025 Thailand

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni menyampaikan rasa bangganya usai sukses menyabet medali emas dan mempersembahkannya untuk Merah Putih pada laga ASEAN Para Games 2025 Thailand.

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025.(foto:Thomas/kemenpora.go.id)
Senin, 19 Januari 2026

Atlet Dayung Perahu Naga Mariyati Ingin Daftar Haji dan Umrahkan Orang Tua dengan Bonus SEA Games 2025

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025. Bersama timnya, perempuan asal Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) itu ikut membawa Indonesia keluar sebagai juara umum dalam nomor cabang olahraga (cabor) ini.

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah di SEA Games 2025 Thailand.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Kamis, 15 Januari 2026

Ardana Cikal, Atlet Muda Panjat Tebing Indonesia Gunakan Bonus Untuk Investasi dan Kembangkan Fasilitas Panjat di Bandung

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan merasa bangga dan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah atas capaian prestasinya di SEA Games 2025 Thailand lalu dengan meraih emas di nomor lead putra.

Menpora Erick Hadiri Kejuraan Asian Cadet and Junior Fencing 2026
Jumat, 27 Februari 2026

Menpora Erick Hadiri Kejuraan Asian Cadet and Junior Fencing 2026

Menpora Erick Thohir hadiri Asian Cadet and Junior Fencing Championship 2026 di JICC, Jumat (27/2/2026).

Silaturahmi dengan Media, Menpora Erick Sampaikan Program Besar Kemenpora
Selasa, 24 Februari 2026

Silaturahmi dengan Media, Menpora Erick Sampaikan Program Besar Kemenpora

Menpora Erick Thohir melakukan silaturahmi dengan media, Selasa (24/2) malam.

Menpora Erick Bertemu dengan Dubes Indonesia untuk Malaysia, Bahas SEA Games 2027
Jumat, 20 Februari 2026

Menpora Erick Bertemu dengan Dubes Indonesia untuk Malaysia, Bahas SEA Games 2027

Menpora Erick Thohir bertemu Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Malaysia Raden Dato' Mohammad Iman Hascarya Kusumo

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner-desktop banner-mobile