Menpora Amali Nilai Sejauh Ini Penyelenggaraan PON XX Papua Masih Berjalan Lancar

Sabtu, 09 Oktober 2021
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora RI)  menjelaskan bahwa sejak awal pembukaan hingga saat ini, penyelenggaraan PON XX Papua 2021 tetap berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Hal itu disampaikan ketika menjadi narasumber Kabar Pagi TVOne, dari Swiss-Be
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora RI) menjelaskan bahwa sejak awal pembukaan hingga saat ini, penyelenggaraan PON XX Papua 2021 tetap berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Hal itu disampaikan ketika menjadi narasumber Kabar Pagi TVOne, dari Swiss-Be

Jayapura: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora RI)  menjelaskan bahwa sejak awal pembukaan hingga saat ini, penyelenggaraan PON XX Papua 2021 tetap berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Hal itu disampaikan ketika menjadi narasumber Kabar Pagi TVOne, dari Swiss-Belhotel Jayapura, Papua, Jum'at (8/10).

"Situasi di sini, baik di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Mimika, dan Merauke, PON-nya berjalan lancar ya, tidak ada hal yang signifikan mengganggu sampai PON itu harus terhenti," kata Menpora Amali.

"Semua peserta, baik atlet, pelatih, dan official menjalani setiap pertandingan dari yang saya saksikan mereka melaksanakan dengan gembira, mereka tidak ada rasa ketakutan, rasa kekhawatiran yang berlebihan," tambahnya.

Kewaspadaan dengan kedisiplinan prokes tetap diterapkan, apalagi memang sebagaimana disampaikan oleh Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito memang benar ada 34 kontingen yang terpapar dengan tanpa gejala (OTG). Kesemuanya sudah tertangani dengan sesuai prosedur dan diharapkan dalam waktu dekat sudah akan sehat dan pulih kembali.

Pemerintah sejak awal, saat pelaksanaan, hingga akhir perhelatan tetap berkomitmen memberikan jaminan bahwa sesuai prosedur terutama prosedur kesehatan semua akan berjalan dengan baik dan lancar.

"Pasti ya pemerintah sejak lama, sebelum perhelatan PON ini dimulai memberikan proteksi khususnya kepada masyarakat yang ada di sekitar venue atau penginapan, itu sekarang sudah tervaksin 60-70% dan mereka juga akhirnya mau datang ke tempat-tempat pertandingan tetapi dengan protokol kesehatan yang dilakukan secara disiplin. Kemudian bagi pemain atau atlet bagi pelatih atau official atau tenaga pendamping itu juga kan sudah tervaksin semuanya dan sekarang ini yang terkonfirmasi positif itu tanpa gejala, jadi biasanya tidak terlalu lama masa recoverinya seperti di Mimika saya mendapatkan informasi CT Value-nya itu rata-rata sekitar 37, jadi itu kan tinggi ya jadi mudah-mudahan dengan CT yang tinggi seperti itu tidak menular meskipun tetap terkonfirmasi positif," jelasnya.

Menpora terus memantau dan mengingatkan kewaspadaan dan pelaksanaan protokolol kesehatan dengan disiplin sehingga perhelatan PON ini diharapkan bisa berlangsung sampai dengan akhir dengan sukses diberbagai hal.

"PON semoga berjalan terus hingga saat ditutup yang rencana penutupan akan dilakukan oleh Bapak Wakil Presiden tanggal 15 yang akan datang," ucap Menpora. 

"Mudah-mudahan PON ini bisa menjadi ajang untuk menunjukkan prestasi dari atlet-atlet daerah dan juga kita bisa melihat talenta-talenta yang muncul, yang tadinya belum muncul ke tingkat nasional atau belum muncul ke pelatnas maka ini kesempatannya untuk menunjukkan bahwa mereka pantas menjadi penghuni pelatnas," tutupnya.(cah)

Pelaksanaan lomba lari Merdeka Run 2026 tinggal 10 hari lagi. Para peserta pun diimbau untuk mulai mematangkan persiapan, termasuk menjaga kondisi tubuh dan mengatur strategi saat mengikuti perlombaan. (dok/)
Rabu, 19 Agustus 2026

Merdeka Run 2026 Tinggal 10 Hari Lagi, Matangkan Persiapanmu Runners

Pelaksanaan lomba lari Merdeka Run 2026 tinggal 10 hari lagi. Para peserta pun diimbau untuk mulai mematangkan persiapan, termasuk menjaga kondisi tubuh dan mengatur strategi saat mengikuti perlombaan.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengusulkan pemberian dwi kewarganegaraan secara terbatas bagi individu dengan kemampuan istimewa yang dibutuhkan untuk kepentingan nasional, termasuk atlet. (dok/sekjen DPR)
Selasa, 18 Agustus 2026

Soroti Besarnya Potensi Diaspora Indonesia, Presiden Prabowo Ajukan Dwi Kewarganegaraan Bagi Atlet

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengusulkan pemberian dwi kewarganegaraan secara terbatas bagi individu dengan kemampuan istimewa yang dibutuhkan untuk kepentingan nasional, termasuk atlet.

Atlet voli putri Indonesia, Yolla Yuliana, merasakan pengalaman berbeda dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di kawasan Monas menuju Bundaran HI, Jakarta, Senin (17/8).(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Selasa, 18 Agustus 2026

Yolla Yuliana Bangga Ikut Karnaval HUT ke-81 Republik Indonesia untuk Memperkuat Rasa Cinta Tanah Air

Atlet voli putri Indonesia, Yolla Yuliana, merasakan pengalaman berbeda dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Untuk pertama kalinya, Yolla ikut ambil bagian dalam memeriahkan karnaval bersama Kemenpora yang dimulai dari kawasan Monas menuju Bundaran HI, Jakarta, Senin (17/8).

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai.(foto: Bagus/Kemenpora).
Rabu, 12 Agustus 2026

Hampir Menyerah, Gladys Kini Jadi Paskibraka Tingkat Pusat Wakili Papua Tengah

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65

Peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan, sekaligus mendorong generasi muda agar terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo

Kehadiran Menpora Erick Thohir dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 memperkuat komitmen pemerintah dalam mengawal pembangunan kepemudaan, sejalan dengan pesan Presiden Prabowo bahwa pemuda merupakan kunci utama keberhasilan Indonesia memanfaatkan bonus demografi menuju Indonesia maju.

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional
Senin, 10 Agustus 2026

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional

Melalui ToT Penggerak Olahraga Disabilitas, Kemenpora tidak hanya mencetak pelatih yang lebih kompeten, tetapi juga membangun ekosistem olahraga yang lebih inklusif agar semakin banyak penyandang disabilitas memiliki kesempatan berolahraga, berkembang, dan berprestasi untuk Indonesia.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81