Kemenpora Dukung Turnamen PBSI Sumedang Open 2024 untuk Pengembangan Bakat Atlet Bulu Tangkis Junior

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menyambut baik Turnamen Bulutangkis PBSI Sumedang Open 2024. Hal tersebut disampaikan oleh Asisten Deputi Sentra Pembinaan Olahraga Prestasi Kemenpora, Muhammad Aziz Ariyanto saat membuka Turnamen Bulutangkis PBSI Sumedang Open 2024 di GOR Sampurna Sumedang, Rabu (8/5).

Kemenpora Dukung Turnamen PBSI Sumedang Open 2024 untuk Pengembangan Bakat Atlet Bulu Tangkis Junior Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menyambut baik Turnamen Bulutangkis PBSI Sumedang Open 2024. Hal tersebut disampaikan oleh Asisten Deputi Sentra Pembinaan Olahraga Prestasi Kemenpora, Muhammad Aziz Ariyanto saat membuka Turnamen Bulutangkis PBSI Sumedang Open 2024 di GOR Sampurna Sumedang, Rabu (8/5).(foto:bagus/kemenpora.go.id)

Sumedang: Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menyambut baik Turnamen Bulutangkis PBSI Sumedang Open 2024. Hal tersebut  disampaikan oleh Asisten Deputi Sentra Pembinaan Olahraga Prestasi Kemenpora, Muhammad Aziz Ariyanto saat membuka Turnamen  Bulutangkis PBSI Sumedang Open 2024 di GOR Sampurna Sumedang, Rabu (8/5).

"Pemerintah dalam hal ini Kemenpora sangat mendukung dilaksanakannya PBSI Sumedang Open 2024. Apalagi para pesertanya atlet-atlet junior. Jadi even ini termasuk untuk pengembangan bakat para atlet junior," ujar Aziz yang didampingi Ketua Umum PBSI Sumedang  yang juga Kepala Bagian Tata Usaha Pimpinan dan Protokol Kemenpora Indra Jayaatmaja.

Disampaikan oleh Aziz bahwa di dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), bulutangkis ditempatkan sebagai salah satu cabor unggulan. 

"Masuk dalam cabor unggulan karena bulutangkis ini sudah dipertandingkan di Olimpiade dan selalu menghasilkan medali. Selain itu, bulutangkis memang olahraga yang banyak diminati oleh rakyat Indonesia," katanya.

Iapun berharap melalui PBSI Sumedang Open 2024 akan melahirkan atlet yang berpotensi untuk diproyeksikan menjadi atlet terbaik, dan mampu berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.

"Regenerasi sedianya harus dilakukan terus menerus, agar estafet kelahiran atlet-atlet berbakat ini terus berlanjut di masa depan. Dan  kita dari Kemenpora punya kewajiban untuk memotivasi daerah-daerah lain untuk mengelar even seperti ini," jelasnya.

Sementara itu, Indra Jayaatmaja, mengatakan bahwa PBSI Sumedang  berkomitmen untuk meningkatkan prestasi bulutangkis. Dimulai dari fokus pembinaan atlet usia muda. 

"PBSI  siap menggulirkan kompetisi yang dimanfaatkan untuk menjaring serta menyaring bibit potensial. Dan kami siap untuk melaksanakan berbagai kejuaraan bulutangkis baik tingkat regional maupun nasional. Hal ini tentunya untuk  membuat atlet-atlet muda kita akan lebih  lagi bermunculan, " jelasnya.

Pada kejuaraan rutin tahunan yang digelar PBSI Kabupaten Sumedang, Jawa Barat ini, ada tiga kategori yakni Kategori Umur Tunggal terdiri dari Tunggal Usia Pra Dini Putra/Putri, Tunggal Usia Dini Putra/Putri, Tunggal Usia Anak-anak dan Tunggal Usia Pemula Putra/Putri, Tunggal Usia Remaja Putra/Putri.

Selanjutnya, Kategori Usia Ganda yakni Ganda Usia Anak-anak Putra/Putri, Ganda Usia Pemula Putra/Putri dan Ganda Remaja Putra/Putri. Terakhir, Kategori Dewasa yakni Ganda Putra kelas B.

Turnamen yang di selenggarakan selama empat hari dari mulai Senin (6/5) sampai Kamis (9/5) diikuti sekitar kurang lebih 700 peserta.

Adapun dalam pembukaan Turnamen Bulutangkis PBSI Sumedang Open 2024 dilakukan pertandingan ganda putra kelas B antara Beben /Indra Jayaatmaja dari Kemenpora dan Acenk/Herdiawan dari PB Smile. (rep)

BAGIKAN :
PELAYANAN