Audiensi dengan Columbia University Indonesia Trek, Menpora Dito Jabarkan Kebijakan Olahraga dan Pemberdayaan Pemuda

Rabu, 13 Maret 2024
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menerima audiensi peserta Columbia University Indonesia Trek 2024 di Lantai 10 Graha Kemenpora RI, Senayan, Rabu (13/3). Audiensi ini Membahas masa depan pemuda, kebijakan olahraga
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menerima audiensi peserta Columbia University Indonesia Trek 2024 di Lantai 10 Graha Kemenpora RI, Senayan, Rabu (13/3). Audiensi ini Membahas masa depan pemuda, kebijakan olahraga

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menerima audiensi peserta Columbia University Indonesia Trek 2024 di Lantai 10 Graha Kemenpora RI, Senayan, Rabu (13/3). Audiensi ini Membahas masa depan pemuda, kebijakan olahraga, serta pemberdayaan pemuda di Indonesia.

Mahasiswa asal Indonesia Deris Nagara yang memimpin rombongan menjelaskan, Columbia University Indonesia Trek merupakan program dari Columbia University School of International and Public Affairs, New York, Amerika Serikat, yang bertujuan memberikan pengalaman sembilan hari kepada para mahasiswa internasional kampus tersebut yang berasal dari berbagai negara.

“Program ini akan memberikan kesempatan kepada para pesertanya untuk menjelajahi Indonesia. Tujuan kami mengembangkan program perjalanan dengan mengunjungi tiga daerah di Indonesia yaitu Jakarta, Yogyakarta, dan Bali,” terang Deris dalam perkenalannya.

Program ini, sambung Deris, diharapkan bisa memberikan gambaran dan informasi perihal institusi-institusi Pemerintahan Indonesia melalui kunjungan ke para pejabat di level Menteri. 

“Karena itu kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Menpora yang sudah berkenan menerima kedatangan kami,” ucap Daris.

Masa depan pemuda, kebijakan olahraga, dan juga pemberdayaan pemuda di Indonesia menjadi topik yang dibahas dalam audiensi ini. Para mahasiswa asing yang menjadi peserta pun menyampaikan pertanyaan-pertanyaan terkait topik-topik tersebut secara antusias kepada Menpora Dito.

“Saya merasa bangga bisa menerima kedatangan para pemuda cerdas. Kalian adalah bakat muda yang memiliki prospek karier di masa depan,” puji Menpora Dito.

Menpora Dito lantas secara lugas menjawab satu per satu pertanyaan tersebut, didampingi Staf Khusus Bidang Komunikasi dan Hubungan Internasional Alia Noorayu Laksono dan Staf Khusus Bidang Percepatan Inovasi Pemuda dan Olahraga Hasintya Saraswati. Beberapa program kepemudaan dan keolahragaan di Kemenpora pun dijelaskan kepada para peserta.

Salah satu pertanyaan yang disampaikan yaitu bagaimana Kemenpora memberikan dukungan kepada para pemuda untuk bisa mengembangkan bakat serta mendapatkan masa depan yang cerah di bidang olahraga. Menpora menjelaskan hal tersebut menjadi perhatian Kemenpora, salah satunya melalui program Kejuaraan Antarkampung (Tarkam) yang merupakan salah satu upaya pencarian bakat-bakat atlet di usia dini, dengan mempertandingkan cabang-cabang olahraga yang berpotensi meraih prestasi.

“Tarkam adalah kompetisi olahraga di daerah-daerah perdesaan Indonesia yang merupakan program dari Kemenpora. Salah satu tujuannya adalah bagaimana mendorong masyarakat kita lebih tertarik untuk berolahraga di desa-desa, ” beber Menpora Dito.

Kemenpora, imbuh Menpora, dalam rangka mendorong pertumbuhan bakat-bakat muda, juga memiliki kebijakan mendorong pembangunan sarana-sarana olahraga secara merata di berbagai daerah. Selain itu Kemenpora juga mendorong bagaimana para atlet bisa melanjutkan pendidikan tinggi melalui beasiswa dari Pemerintah. (luk)

Menpora Erick Thohir yang menyaksikan dan meberikan dukungan langsung, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perjuangan para atlet Bocia di Asian Games 2026.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Rabu, 21 Oktober 2026

Tiga Emas Boccia Bawa Indonesia Lampaui Target Asian Para Games 2026, Menpora Erick: Alhamdulillah Delapan Emas dan Perjuangan Terus Berlanjut

Kontingen Indonesia berhasil melampaui target tujuh medali emas pada ajang Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026. Kepastian tersebut diperoleh setelah cabang olahraga boccia sukses mempersembahkan tiga medali emas sekaligus melalui Gischa Zayana, Handayani, dan Felix Ardi Yudha, dalam pertandingan final yang berlangsung pada hari yang sama di Nagoya General Gymnasium, Nagoya, Jepang, Rabu (21/10).

atlet para atletik Indonesia, Karisma Evi Tiarani, meraih medali emas kelima bagi kontingen Merah Putih pada ajang Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026, Rabu (21/10) pagi.(foto: agung/ NPC Indonesia)
Rabu, 21 Oktober 2026

Saksikan Langsung Karisma Evi Raih Emas Kelima Asian Para Games 2026, Menpora Erick Optimistis Indonesia Penuhi Target

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyaksikan langsung keberhasilan atlet para atletik Indonesia, Karisma Evi Tiarani, meraih medali emas kelima bagi kontingen Merah Putih pada ajang Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026, Rabu (21/10) pagi.

Mengelola keuangan sejak usia muda menjadi salah satu bekal penting bagi generasi muda membangun masa depan yang lebih terencana. Hal inilah yang akan dibahas pakar perencanaan keuangan Prita Ghozie dalam Indonesia Youth Summit (IYS) 2026 .(dok.Istimewa)
Rabu, 21 Oktober 2026

Prita Ghozie Bakal Berbagi Tips Kelola Keuangan di Indonesia Youth Summit 2026

Mengelola keuangan sejak usia muda menjadi salah satu bekal penting bagi generasi muda untuk membangun masa depan yang lebih terencana. Hal inilah yang akan dibahas pakar perencanaan keuangan Prita Ghozie dalam Indonesia Youth Summit (IYS) 2026 di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Kamis (29/10) mendatang.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.istimewa)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara ISS 2026 di Jakarta (foto: Suci/Kemenpora
Sabtu, 12 September 2026

Lewat Sports Dance, Tasya Buktikan Disabilitas Bisa Berkontribusi bagi Indonesia

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta International Convention Centre (JICC). Ini merupakan kali pertama Tasya mengikuti kegiatan tersebut.

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026