Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Meski Gagal Persembahkan Medali Emas, Tim Voli Putra Telah Lampaui Target

Minggu, 27 Agustus 2017 22:00:00

Harapan mendulang medali emas dari cabang bola voli SEA Games ke-29 Kuala Lumpur, Malaysia 2017 pupus sudah, usai tim voli putri Indonesia takluk atas tim putri Thailand, nasib sama juga di alami tim voli putra Indonesia yang mengalami hal serupa atas tim voli putra Thailand yang di gelar di Hall 11 Lantai 3 Gedung MITEC (Malaysia International Trade & Exhibition Centre), Minggu (27/8) petang waktu Malaysia.(foto:egan/kemenpora.go.id)

Kuala Lumpur: Harapan mendulang medali emas dari cabang bola voli SEA Games ke-29 Kuala Lumpur, Malaysia 2017 pupus sudah, usai tim voli putri Indonesia takluk atas tim putri Thailand, nasib sama juga di alami tim voli putra Indonesia yang mengalami hal serupa atas tim voli putra Thailand yang di gelar di Hall 11 Lantai 3 Gedung MITEC  (Malaysia International Trade & Exhibition Centre), Minggu (27/8) petang waktu Malaysia.
 
Meski tertinggal 2 set langsung atas Thailand (16-25, 22-25), Indonesia kembali bangkit dengan memenangi set ke-3 partai final cabang bola voli (25-20) atas tim asuhan Supajirakul Monchai. Tetapi set ke-4 sebagai penentu dewi fortuna nampaknya belum berpihak ke Indonesia. Tim asuhan Samsul Jais ini harus mengakui ketangguhan Thailand, dengan hasil ini Indonesia hanya meraih medali perak.
 
Pelatih Samsul Jais menilai kedua tim imbang tetapi tingkat kesalahan yang diciptakan sendiri lebih banyak tim Indonesia. "Dalam poin-poin itu kita terlalu banyak melakukan kesalahan yang mendasar seperti servis, bola pelan mati, sementara Thailand tingkat kesalahan sendirinya sangat sedikit serta mampu menekan artinya sistem yang dibangun benar-benar berjalan berbeda dengan di kita," ucapnya usai pertandingan.
 
Semua tim lanjutnya, pasti menginginkan yang terbaik paling tidak tim Indonesia telah ada peningkatan jika dibandingkan SEA Games 2015 lalu di Singapura yang hanya meraih perunggu. "Paling tidak kami sudah memperbaiki peringkat dari perunggu ke perak dan target tim putra kita adalah di SEA Games 2019 semoga program BTN dapat didukung penuh oleh PB PBVSI sehingga pola pembinaannya dapat berkelanjutan," harapnya.
 
Banyak faktor yang mempengaruhi kegagalan Indonesia, salah satunya libero yang baru pertama turun di laga SEA Games tahun ini, selain itu jam terbang Thailand memang lebih banyak bila dibandingkan dengan Indonesia. "Masih banyak kita kekurangan salah satunya libero (Delly Dwi Putra P) yang memang baru turun di SEA Games sebagai bentuk regenerasi atlet, Thailand memang tim yang sudah matang, pengalaman dan jam terbangnya sudah banyak sekali," ujar kapten tim Indonesia Agung Seganti.
 
Menurutnya, Indonesia telah berjuang dan menunjukkan hasil maksimal dia menggaris bawahi bahwa peran mental pada aroma final sangat menentukan kematangan dan ketrampilan bermain serta meminimalisir kesalahan sendiri juga sangat menjadi penting. "Thailand memang lebih menguasai bola-bola yang tidak bagus, diffend rapet, mereka memang solid," tambahnya. (ben)
 
Berikut Posisi Indonesia di SEA Games ke-29 Kuala Lumpur, Malaysia per (27/8) hingga pukul 22.00 waktu Malaysia.
 
1. Malaysia 96-63-63 = 222
2. Thailand 53-71-68 = 192
3. Vietnam 52-38-49 = 139
4. Singapura 48-42-57 = 147
5. Indonesia 31-50-58 = 139
6. Philipina 22-28-55 = 105
7. Myanmar 7-9-17 = 33
8. Laos 2-3-12 = 17
9. Kamboja 1-0-10 = 11
10. Brunei 0-4-7 = 11
11. Timor Leste = 0
Bookmark and Share
September 2017
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
 
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30