Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Pramuka Bisa Melatih Anak Mandiri

Senin, 07 Februari 2011 10:08:54

Surabaya: Aktivitas di Praja Muda Karana (Pramuka) itu menyenangkan dan menyehatkan. Apalagi saat kegiatan Perkemahan Sabtu Minggu (Persami), anak-anak juga dilatih mandiri dan bekerjasama yang baik.
 

Eko Sakti Setia Pembina Satuan Penggalang Gugus Depan 21693-21694 Pangkalan SDN Pakis III Surabaya di sela kegiatan Persami di lingkungan sekolah tersebut, Minggu (06/02) pada suarasurabaya.net, mengatakan, anak-anak Sekolah Dasar (SD) mengikuti kegiatan Pramuka bisa melatih anak jadi mandiri, tidak tergantung orang lain. 



”Anak-anak juga dibekali keterampilan, sehingga jadi lebih terampil. Percaya diri bisa ditumbuhkan dengan motifasi yang tinggi. Keceriaan anak-anak bisa muncul, karena ada games yang memerlukan kerjasama tim. Ini berbeda dengan anak-anak yang main PS (Play Station). Mereka hanya duduk main games, dan tidak melibatkan team work, karena lebih banyak sendirian. Ini sangat berbeda saat anak aktif di Pramuka,” paparnya.
 

Menurut Eko, kegiatan non formal Pramuka ini, memang hasilnya tidak bisa dilihat langsung, tapi baru akan terlihat dalam membentuk pribadi anak ketika menjalani kehidupan saat remaja atau dewasa nantinya. ”Jika di sekolah tidak ada ekstra kurikuler Pramuka, saya kira rugi sekali buat siswa itu sendiri. Sekarang ini mulai digalakkan mulai dari kalangan guru wajib pakai seragam Pramuka, minimal seminggu sekali,” ujarnya.



Puncak yang menyenangkan saat pelatihan Pramuka, kata Eko, biasanya saat kegiatan Persami maupun Jambore.
”Seperti yang dilaksanakan di SDN Pakis III ini. Siswa kelas 4 dan 5 cukup banyak yang mengikuti Persami 5-6 Februari ini, ada 110 peserta. Persami ini jadi ajang evaluasi hasil latihan selama ini yang dilakukan setiap Jumat sore. Kali ini kita evaluasi tentang pengenalan sandi, kemudian keterampilan daur ulang, masak memasak, berkesenian saat api unggun, serta games untuk melatih kerjasama membangun team work,” jelas Eko. 

Di SD, usia 7 – 10 tahun anak-anak masuk golongan Siaga, 11-12 tahun golongan Penggalang. Harapan Eko, dengan melaksanakan kegiatan Persami, anak-anak kan lebih giat berlatih Pramuka dan semakin mencintai Pramuka. Program Persami bisa diupayakan pihak sekolah bisa dilaksanakan setiap semester, atau minimal setahun sekali. (sumber:suarasurabaya.net)

Bookmark and Share
Pebruari 2011
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
 
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28