Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Kerja Sama Mandiri-PB PASI Ditandatangani

Rabu, 23 Maret 2011 15:39:52

Jakarta: Dukungan bagi atlet untuk menyukseskan SEA Games XXVI di Palembang-Jakarta 2011 terus bergulir. Rabu (23/3) siang, Menpora Andi Mallarangeng bersama Ketua Umum KONI/KOI Rita Subowo menyaksikan penandatangan perjanjian kerja sama dukungan sponsorship antara Direktur PT Bank Mandiri Tbk, Zulkifli Zaini, dengan Ketua Umum Persatuan Atletik Seluruh Indonesia,  M. Hasan, di Stadion Madya Senayan. 

Bank Mandiri memberikan bantuan senilai Rp 2 miliar untuk peningkatan prestasi atlet atletik Indonesia pada ajang SEA Games November 2011 mendatang. Dukungan ini juga sebagai tindak lanjut dari Nota Kesepahaman Menteri BUMN dengan Menteri Pemuda dan Olahraga nomor MOU-01/MBU/2010 dan nomor 0076/Menpora/03/2010 tentang Dukungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terhadap Pembinaan Olahraga Nasional. 

Bob Hasan, sapaan Ketua Umum PASI dalam sambutannya berterimakasih atas dukungan yang diberikan Bank Mandiri untuk mendukung prestasi atlet atletik Indonesia. Menurutnya, pilihan Bank Mandiri memberi dukungan kepada PASI sangat tepat. 

Dalam SEA Games di Laos tahun 2009 lalu, atletik membawa 7 medali emas dan meraih prestasi luar biasa dari nomor lomba sprinter oleh Suryo Agung Wibowo dengan kecepatan 10,17 detik. Dikatakan Bob Hasan, upaya untuk memacu semangat para atletnya juga dilakukannya. Seperti memberikan hadiah beasiswa sebesar Rp 500 juta bagi atlet sprinter yang dapat memecah rekor kecepatan 10,10 detik dan Rp 1 miliar untuk rekor 10 detik. 

Bob Hasan juga mengenalkan atlet-atlet berprestasi yang juga dapat mem-back up kesuksesan yang diraih Suryo Agung. Direktur Bank Mandiri Zulkifli menyadari bahwa dukungan terhadap olahraga juga menjadi tanggung jawab pengusaha BUMN. 

Dia mengakui bahwa untuk meraih prestasi di bidang olahraga melalui proses yang panjang sekali. "Bagi Bank Mandiri, untuk merealisasikan dan langkah nyata adalah memberikan bantuan untuk meningkatkan prestasi olahraga Indonesia di kancah internasional," katanya. 

Sementara itu, Menpora Andi Mallarangeng sangat senang dengan wujud konkrit perjanjian BUMN dengan cabang olahraga. Selama ini diakuinya memang ada bantuan dari BUMN akan tetapi sifatnya sporadis, tidak konkrit dan melekat. 

"Sebelumnya memang ada bantuan BUMN dengan cabang olahraga, tetapi sifatnya sporadis, tidak ada yang konkrit dan melekat. Kalau begini kan jelas," kata Menpora. Andi mengatakan, bantuan yang diberikan BUMN bukan satu-satunya sumber dana untuk mendukung prestasi olahraga atlet Indonesia. 

Pemerintah melalui Prima juga memberikan dukungan bagi atlet. "Memang sumber pendanaan beragam, dari pemerintah melalui Prima, sponsor seperti dari Bank Mandiri dan dari perorangan," kata Menpora. 

Bantuan dari pemerintah untuk para atlet diharapkan ter-cover, mulai dari uang saku untuk atlet dan try out. "Mudah-mudahan dengan ini kita harapkan atlet semakin maju lagi," ujarnya. 

Selain itu dia berharap kerjasama antara BUMN dengan cabang olahraga tetap baik. "Intinya, masing-masing BUMN bertemu dan bicara bersama-sama. Dan, kalau ada persoalan-persoalan, larinya ke menteri. Mudah-mudahan tidak ada persoalan," tandas Menpora. 

Mendampingi Menpora Djoko Pekik Irianto (Deputi Bidang Peningkatan Prestasi), Adiati Noerdin (Staf Ahli Bidang Pengarusutamaan Pemuda) dan Tunas Dwidharto. Usai penandatanganan, acara dilanjutkan dengan konferensi pers, mendengarkan yel-yel para atlet atletik dan dilanjutkan dengan lari bersama di lapangan Stadion Madya Senayan. (rma)
Maret 2011
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
 
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31