Kementerian
Pemuda dan Olahraga
Republik Indonesia

Menpora RI Ajak Masyarakat Optimalkan Fasilitas Internet untuk Hidup Sehat


Menpora RI Zainudin Amali terus mengimbau kepada masyarakat Indonesia khususnya para pemuda dan mahasiswa agar terus bergerak meski di tengah suasana Pandemi Covid-19. Hal itu disampaikan Menpora RI saat memberikan sambutan dalam Webinar Optimalisasi Internet dalam Menjaga Kebugaran Tubuh di Masa Pandemi di Situation Room Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Jumat (7/8) pagi.(foto:putra/kemenpora.go.id)

Jakarta: Menpora RI Zainudin Amali terus mengimbau kepada masyarakat Indonesia khususnya para pemuda dan mahasiswa agar terus bergerak meski di tengah suasana Pandemi Covid-19. Hal itu disampaikan Menpora RI saat memberikan sambutan dalam Webinar Optimalisasi Internet dalam Menjaga Kebugaran Tubuh di Masa Pandemi di Situation Room Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Jumat (7/8) pagi.

Pemerintah terus memberikan anjuran agar seluruh masyarakat terus bergerak secara fisik dengan berolahraga apa saja. "Banyak cara bisa dilakukan agar bisa bergerak. Kemenpora tentu bertanggung jawab memberikan panduan dan tutorial kepada masyarakat agar tetap bergerak contohnya dengan senam," kata Menpora RI 

"Kaitan olahraga dengan internet saat ini luar biasa. Saat saya launching Senam Stay at Home (SAH) bulan Mei lalu dan juga ada Senam Work Out at Home (WAH), panduan senam untuk lansia dan sebagainya yang melihat sudah lebih dari 8 juta orang dan pesertanya tidak hanya dari dalam negeri, warga Indonesia di luar negeri juga ikut dan mengirimkan video Senam SAH ini. Semua dilakukan melalui internet," urainya.

Menurutnya, banyak yang telah mengirimkan video ke Kemenpora, dinilai dan ada 10 orang pemenang diberi hadiah serta grand finalnya yang akan diumumkan pada Hari Kemerdekaan tanggal 17 Agustus mendatang. "Semua produksi beberapa senam ini kita sampaikan ke publik dalam situasi saat ini melalui internet dan secara online. Sekarang ini tanpa internet aktivitas kita akan lumpuh karena internet adalah sarana yang bisa menghubungkan semua kegiatan yang harusnya dilakukan langsung tapi karena pandemi tidak ada pilihan lain," ujarnya. 

Di dunia olahraga lanjutnya, juga mengalami dampaknya. Sebelum pandemi pertandingan olahraga baik profesional maupun amatir dapat dinikmati, tapi sekarang semua terhenti dan dampaknya juga pada kehidupan ekonomi. Pelatnas juga demikian maka caranya adalah latihan mandiri di rumah masing-masing dan dipandu secara virtual oleh pelatih masing-masing. 

Di masa normal baru ini maka kreativitas dan inovasi dituntut supaya bisa tetap bugar dengan bergerak. Sebagai informasi bahwa tingkat kebugaran orang Indonesia sangat rendah dibandingkan negara lain. Misalnya langkah kaki agar bugar adalah 7000 langkah setiap hari. Rata-rata orang Indonesia hanya 3500 langkah setiap hari.

"Itulah sebabnya kami selalu mendorong masyarakat apalagi anak-anak muda untuk terus bergerak dengan olahraga apa saja misalnya di rumah-masing dengan berbagai cara. Banyak panduan yang ada di internet untuk membantu agar masyarakat tetap bugar agar imunitas tubuh semakin kuat," kata Menpora RI. 

"Peran internet ini sangat besar untuk itu harus bisa dioptimalisasikan untuk hal-hal yang positif. Jadi tidak ada alasan untuk siapapun untuk tidak bergerak karena saat ini fasilitas panduan untuk bergerak melalui internet sangat banyak dan bervariatif," jelasnya. 

Ia berpesan agar tetap disiplin menjaga kesehatan diri dan lingkungan dengan menjaga jarak, sering mencuci tangan, minum vitamin, berolahraga dan yang paling penting harus terus memakai masker. "Tetap semangat, optimis, kreatif, inovasi dan berkarya serta tetap waspada," pesanya. (ben)