Kementerian
Pemuda dan Olahraga
Republik Indonesia
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Stafsus Menpora Alia Laksono Tutup Program AIYEP 2019-2020


Staf Khusus Menpora Bidang Kreativitas dan Inovasi Kaum Milenial Alia Noorayu Laksono didampingi Asisten Deputi Kemitraan dan Penghargaan Pemuda Wisler Manalu menutup Program Pertukaran Pemuda Australia-Indonesia 2019-2020, di Ruang Teather Wisma Menpora, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (24/1) sore. AIYEP (Australia-Indonesia Youth Exchange Program) kali ini diikuti oleh 36 peserta terdiri 18 pemuda perwakilan Australia dan 18 dari Indonesia.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Jakarta: Staf Khusus Menpora Bidang Kreativitas dan Inovasi Kaum Milenial Alia Noorayu Laksono didampingi Asisten Deputi Kemitraan dan Penghargaan Pemuda Wisler Manalu menutup Program Pertukaran Pemuda Australia-Indonesia 2019-2020, di Ruang Teather Wisma Menpora, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (24/1) sore. AIYEP (Australia-Indonesia Youth Exchange Program) kali ini diikuti oleh 36 peserta terdiri 18 pemuda perwakilan Australia dan 18 dari Indonesia.

Tahun kegiatan 2019-2020 merupakan periode ke-38 program ini berlangsung. Kolaborasi dan inovasi terus dilakukan demi hubungan kerjasama yang semakin baik khususnya di bidang kepemudaan antar dua negara."Teruslah kalian berkolaborasi dan inovasi, serta terus membangun komunikasi demi kemajuan dan kesuksesan masa depan. Apa yang didapat dari kebersamaan dan kekeluargaan selama di Australia dan Indonesia menjadi pengalaman berharga demi keberhasilan," kata Stafsus Alia.

Untuk semua peserta diucapkan terima kasih atas semangat dan perjuangannya, dan khusus untuk para pemuda Indonesia yang akan kembali ke daerah masing-masing terus ditunggu progres laporan apa saja yang dapat ditindaklanjuti dari hasil keikutsertaan dalam AIYEP ini. "Selamat kembali ke keluarga masing-masing, dan untuk peserta Indonesia ditunggu laporannya apa saja tindak-lanjut program ini yang dapat diterapkan di daerah masing-masing," tambahnya.

Sementara Asdep Kemitraan dan Penghargaan Pemuda Wisler Manalu melaporkan bahwa kegiatan ini berjalan selama 4 bulan sejak Oktober 2019. Adapun fase waktunya, 6 Oktober-1 Desember 2019 di Canberra dan Brisbane Australia, di Indonesia 1 Desember 2019-26 Januari 2020, dengan fase di Desa Sanankerto Turen Malang dan fase Kota di Surabaya.

"Kegiatan ini berjalan selama 4 bulan, dan saat ini berakhir, selamat kembali ke daerah masing-masing dan selamat kembali ke Australia. Kalian sudah menjadi keluarga, apa yang didapat terapkan. Dan perlu diketahui tuan rumah Indonesia untuk AIYEP ke-39 adalah Provinsi Maluku tepatnya di Pulau Buru," ucap Asdep Wisler.

Dua perwakilan baik dari Australia maupun dari Indonesia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kemenpora yang telah memberi kesempatan untuk mengikuti program ini, semua merasa senang dan memperoleh pengalaman berharga demi kemajuan masing-masing di masa mendatang dan terus meningkatnya hubungan baik Australia-Indonesia.

"Terima kasih kepada Kemenpora, nilai kekeluargaan, kejujuran, dan keikhlasan luar biasa kami dapatkan, kami dapat saling memahami ragam budaya masingmasing yang menjadi nilai positif yang kami saling menghormati," kata Martin Hoggart, perwakilan pemuda Australia.

"Saya menunggu 7 tahun untuk menjadi bagian AIYEP, pelajaran dan pengalaman berharga, semoga 38 tahun hubungan baik yang terjalin melalui program ini semakin erat dan semakin baik," ucap Agahari Abadi Sianipar, yang berbicara mewakili delegasi pemuda Indonesia. (cah)