Kementerian
Pemuda dan Olahraga
Republik Indonesia
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Menpora Terima Audiensi Bupati Mappi Papua Kritosimus Yoganes Agawemu


Menpora Imam Nahrawi didampingi Deputi Pengembangan Pemuda Asrorun Niam, Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Yuni Poerwanti dan Sesdep Pembudayaan Olahraga Suryati menerima kunjungan audiensi Bupati Mappi, Papua Kritosimus Yoganes Agawemu yang hadir bersama Plt. Kadis Perikanan dan Kelautan Mauritsius Kabagaimu, Kadis PUPR Daswil, Kadis Ketahanan Pangan Antonius Letsoin dan Kadis Pertanian Vinsencius Yamlean di ruang kerjanya lantai 10 Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Kamis (12/9) sore. (foto:egan/kemenpora.go.id)
Jakarta: Menpora Imam Nahrawi didampingi Deputi Pengembangan Pemuda Asrorun Niam, Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Yuni Poerwanti dan Sesdep Pembudayaan Olahraga Suryati menerima kunjungan audiensi Bupati Mappi, Papua Kritosimus Yoganes Agawemu yang hadir bersama Plt. Kadis Perikanan dan Kelautan Mauritsius Kabagaimu, Kadis PUPR Daswil, Kadis Ketahanan Pangan Antonius Letsoin dan Kadis Pertanian Vinsencius Yamlean di ruang kerjanya lantai 10 Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Kamis (12/9) sore.
 
Kritosimus berharap Kemenpora bisa membantu Kabupaten Mappi untuk mengembangkan sektor keolahrgaan dalam pembangunan Gedung Olahraga dan Stadion Mini. "Potensi olahraga di daerah kami dinilai perlu dikembangkan dan ditingatkan lebih tetapi wadah dan prasarananya belum ada yang membutuhkan dana yang cukup besar," katanya.
 
"Di Mappi ada beberapa atlet dari beberapa cabang olahraga seperti atlet lari 100 m, 800 m, lari marathon dan tolak peluru serta balap sepeda tetapi setelah pemekaran ini sarana dan prasarananya belum ada lagi sehingga potensi ini belum berkembang kembali sehingga cita-cita melahirkan atlet yang bisa mengharumkan Mappi, Papua dan Indonesia kami harap bisa cepat tercapai," ujarnya.
 
Menpora menyampaikan pihaknya sebenarnya ingin berusaha membangun sarpras olahraga di daerah-daerah tapi karena keterbatasan anggaran yang dimiliki maka Kemenpora tidak bisa berbuat banyak. " Saya senang melihat pemerintah daerah yang ingin mengembangkan fasilitas olahraganya. Ada dana DAK yang langsung dikelola dari Kemenkeu kami akan berusaha untuk itu untuk tahun 2020," kata Menpora.
 
"Untuk Stadion Mini akan kami bantu rekomendasi menuju Kementerian Pekerjaan Umum karena anggaran di Kemenpora untuk tahun 2020 sangat terbatas tidak sebanding dengan permintaan pembangunan GOR di daerah-daerah. Ke depan sarpras pembangunan olahraga akan diserahkan ke kementerian terkait seperti Kementerian Pekerjaan Umum," tambah Menpora. (ben)