Kementerian
Pemuda dan Olahraga
Republik Indonesia
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Kemenpora Gelar Diseminasi IPTEK Olahraga Khusus Cabang Atletik di Pangkal Pinang


Kementerian Pemuda dan Olahraga melalui Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, bekerjasama dengan Dispora Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Penurus Provisnsi Persatuan Atletik Seluruh Indinesia (PASI) Bangka Belitung menggelar Diseminasi IPTEK Olahraga khusus cabang Olahraga Atletik di Novotel hotel Pangkal Pinang, Selasa (14/5) malam. (foto:dok/kemenpora.go.id)
Pangkal Pinang: Kementerian Pemuda dan Olahraga melalui Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, bekerjasama dengan Dispora Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Penurus Provisnsi Persatuan Atletik Seluruh Indinesia (PASI) Bangka Belitung menggelar  Diseminasi IPTEK Olahraga khusus cabang Olahraga Atletik  di Novotel hotel Pangkal Pinang, Selasa (14/5) malam. 
 
Disiminasi IPTEK Olahraga yang digelar dari tanggak 13 -16 Mei 2019 diikuti 40 orang Pelatih Atletik PPLP, SKO dan Klub serta Guru Olahraga se-Bangka Belitung bertujuan  menggali dan mengembangkan potensi cabang olahraga atletik di Indonesia.
 
Narasumber berasal dari The University of Western Australia; Dr. Greg Wilson, PhD dengan materi Streng and Conditioning for Athletics dan Talent Identification. Dijelaskan Greg Wilson  untuk melakukan pola pendekatan dalam memilih atlet menekankan pada aspek yang berdasarkan talenta tinggi agar lebih efektif dan efisien dalam proses pembinaan. “Ketepatan pelatih dalam memilih atlet bertalenta, akan berpengaruh pada kemampuan menembus level tertinggi pada suatu cabang olahraga," jelasnya.
 
Pembicara lainnya adalah dosen Universitas Negeri Yogyakarta, sekaligus Ketua LP2O Lankor dan Direktur Regional Development Center (RDC) PB. PASI, Ria Lumintuarso, memberikan materi tentang Long Term Athlete Development in Athletics yang menggaris bawahi cabang olahraga atletik sebagai olahraga jangka panjang dengan tahapan-tahapan usia latihan. 
 
“Prestasi dalam cabang olahraga atletik dicapai melalui proses jangka panjang, sehingga pelatih perlu mengerti kapan dan bagaimana melatih dalam tahapan-tahapan usia atlet untuk menghindarkan spesialisasi dini (Early specialization) yang akan mengakibatkan atlet mengalami cidera dan dropt out dari atletik”, ujar Ria.
 
Sekretaris Dispora Provinsi Bangka Belitung, Azami Anwar, menyampaikan rasa gembira dan terima kasih kepada Kemenpora yang memberikan perhatian khusus terhadap pembinaan cabang olahraga atletik di Bangka Belitung melalui kegiatan Diseminasi ini. 
 
“Semoga dengan diselenggarakannya kegiatan ini akan memberikan manfaat yang baik terhadap pembinaan cabang olahraga atletik secara nasional dan memberikan dampak positif bagi prestasi Atletik Bangka Belitung secara khususnya," ujarnya. 
 
Sementara itu,  Plh. Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Chandra Bhakti dalam sambutannya beliau mengharapkan kegiatan ini akan memberikan wawasan dan dapat diimplementasikan di Bangka Belitung, sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab bersama dalam membina olahraga nasional, sehingga dapat memberikan kontribusi yang besar bagi peningkatan prestasi olahraga Indonesia, khususnya cabang olahraga Atletik.(dok)