Kementerian
Pemuda dan Olahraga
Republik Indonesia
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Sesmenpora Saksikan Penandatanganan Berita Acara Serah Terima BMN Peralatan Menembak kepada PB Perbakin


Sesmenpora Gatot S Dewa Broto dan Plh. Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Chandra Bakti menjadi saksi penandatanganan Berita Acara Serah Terima Operasional Barang Milik Negara (BMN) berupa peralatan/perlengkapan pertandingan Cabang Olahraga Menembak oleh Sesdep Peningkatan Prestasi Olahraga Marheni Dyah Kusumawati kepada Sekjen Pengurus Besar Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (PB Perbakin) Firtian Judiswandarta di Ruang Sidang lantai 3 Gedung PPITKON, Senayan, Jakarta, Rabu (10/4) siang.(foto: putra/kemenpora,go.id)
Jakarta: Sesmenpora Gatot S Dewa Broto dan Plh. Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Chandra Bakti menjadi saksi penandatanganan Berita Acara Serah Terima Operasional Barang Milik Negara (BMN) berupa peralatan/perlengkapan pertandingan Cabang Olahraga Menembak oleh Sesdep Peningkatan Prestasi Olahraga Marheni Dyah Kusumawati kepada Sekjen Pengurus Besar Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (PB Perbakin) Firtian Judiswandarta di Ruang Sidang lantai 3 Gedung PPITKON, Senayan, Jakarta, Rabu (10/4) siang.
 
Menurut Sesmenpora, Bulan Oktober-November 2018 hibah ex Asian Games sudah diberikan kepada para cabor yang sudah selesai berkiprah di Asian Games 2018. "Untuk saat ini berita acara serah terima operasional BMN berupa peralatan/perlengkapan pertandingan Cabang Olahraga Menembak dan ini adalah bagian dari kepatuhan kami kepada BPK untuk segera diselesaikan," tuturnya.
 
"Kami berharap pihak Perbakin bisa me-maintenance dan merawat barang-barang itu sesuai dengan peruntukannya hingga akhir masa usia barang itu dan pasca Asian Games ini praktis tidak ada keluhan dari cabor soal aset," tambahnya.
 
Sementara Sekjen PB Perbakin Firtian Judiswandarta menyampaikan bersedia untuk merawat BMN/aset milik Kemenpora yang telah di terimanya, beberapa peralatan yang tidak terpakai akan dimanfaatkan menjadi grand prix yang dilakukan di setiap provinsi. 
 
Menurutnya, setiap provinsi diharapkan dapat merasakan BMN yang standar internasional eks Asian Games 2018. "Kita akan rawat dan kita gunakan untuk membuat grand prix di setiap provinsi jadi setiap provinsi tidak perlu pengadaan barang kita manfaatkan BMN ini jadi moving terus," katanya.
 
EST (Electronic System Target) menjadi salah satu alat yang diterima PB Perbakin, kegunaannya yakni untuk target 10 m, 25 m, 50 m hingga 300 m ditambah shootgun dan running target. "Barangnya komplit dan layak untuk even internasional di Jakabaring sebagian kita usung ke Jakarta karena atletnya terbatas di sana," lanjut Firtian.
 
"Biar pada merasakan bagaimana alat yang super mahal ini bisa digunakan atlet-atlet di daerah sehingga tumbuh jiwa atletnya yang awalnya kedaerahan sekarang tumbuh jiwa atlet nasional dan semoga bisa mengharumkan nama bangsa di kancah internasional," harapnya. (ben)