Kementerian
Pemuda dan Olahraga
Republik Indonesia
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Bara FC Dampingi Timnas Pelajar U-15 Indonesia Lolos ke Semifinal Bali IFC 2018


Satu lagi tim Indonesia Badung Ragunan (Bara) FC lolos ke semifinal setelah mengalahkan tim asal Jepang Progresso Sano FC 4-1 di Stadion Beji Mandala, Badung, Bali, Rabu (5/12) sore. Lolosnya Bara FC menambah daftar tim Indonesia yang lolos ke babak semifinal setelah sebelumnya Timnas Pelajar U-15 Indonesia lolos terlebih dahulu. (foto:kevin/kemenpora.go.id)
Bali: Satu lagi tim Indonesia Badung Ragunan (Bara) FC lolos ke semifinal setelah mengalahkan tim asal Jepang Progresso Sano FC  4-1 di Stadion Beji Mandala, Badung, Bali, Rabu (5/12) sore. Lolosnya Bara FC menambah daftar tim Indonesia yang lolos ke babak semifinal setelah sebelumnya Timnas Pelajar U-15 Indonesia lolos terlebih dahulu. 
 
Dua gol berhasil dikemas Bara FC di babak pertama melalui Ikwan Ali Tanamal dan Ahmad Athallah Araihan pada menit ke 8 dan ke 16. Dua gol lainnya dicetak di babak kedua oleh Aron Byron Bryanto dan Arya Wijaya. Sedangkan gol tunggal Progesso dibukukan Izuki Nakanishi.
 
Hasil ini ternyata belum sepenuhnya membuat pelatih Bara FC Bambang Warsito puas, khususnya di barisan belakang anak asuhnya.  
 "Jika dibandingkan pertandingan sebelumnya, hari ini permainan anak-anak lebih berkembang. Namun saya belum sepenuhnya puas, seperti barisan pertahanan yang perlu dibenahi lagi untuk menghadapi laga semifinal nanti," kata Bambang.   
 
Mengenai lawan yang akan dihadapi di laga semifinal, Bara yang jadi juara Grup B, akan melawan juara Grup D. Siapa penghuni Grup D,  masih menunggu antara Felda United (Malaysia), Western Football (Australia), dan Gyeongnam Chang Nyeong (Korea Selatan). 
 
Ditanya mengenai klub mana yang lebih baik jadi lawan di semifinal, Bambang lebih memilih Western Football. Dari apa yang dia tahu, pemain Western Football tidak tahan dengan cuaca di Indonesia yang bisa dikatakan cukup panas kalau siang. Tapi, dia juga akan mengantisipasi postur tubuh pemain lawan yang cukup tinggi. 
 
Bambang mengatakan jika harus melawan Western Football, berarti para pemainnya tidak boleh terlalu sering bola atas.“Kami pernah try out ke Malaysia dan ketemu Felda. Mereka tipikal penyerang. Tapi, yang waktu dihadapi bukan lah yang diturunkan di Bali IFC ini. Sedangkan Western Football sepanjang pemantauan, mereka memainkan strategi counter attack. Masalahnya, ada di Chang Nyeong, saya belum pernah lihat mereka main. Tapi, semua klub di Grup D terbilang berat, jadi kami harus siap,” pungkas Bambang.
 
Manajer Bara Hara Laguna mengatakan dirinya sangat gembira timnya bisa masuk semifinal. Dia menegaskan bakal terus memotivasi seluruh pemain untuk meraih hasil terbaik. “Kalau bicara sepak bola, ya bicara menang,” kata Hara. (amr)