Kementerian
Pemuda dan Olahraga
Republik Indonesia
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Jadi Narasumber Pada Forum Merdeka Barat 9, Menpora: Prestasi Asian Games 2018 Modal ke Olimpiade 2020


Forum Merdeka Barat 9 (FMB 9) kembali menggelar diskusi bertema Meneropong Pasca Sebulan Asian Games 2018 di Ruang Benny S Muljana Gedung Saleh Arif Kementerian PPn/Bappenas, Jakarta, Selasa (16/10). Dalam diskusi tersebut, Menpora Imam Nahrawi memaparkan pandangannya tentang keberhasilan penyelenggaraan Asian Games 2018.(foto:satria/kemenpora.go.id)
Jakarta: Forum Merdeka Barat 9 (FMB 9) kembali menggelar diskusi bertema Meneropong Pasca Sebulan Asian Games 2018 di Ruang Benny S Muljana Gedung Saleh Arif Kementerian PPn/Bappenas, Jakarta, Selasa  (16/10). Dalam diskusi tersebut, Menpora Imam Nahrawi memaparkan pandangannya tentang keberhasilan penyelenggaraan Asian Games 2018. 

Menurut Menpora, keberhasilan Indonesia menempati peringkat 4 dalam Asian Games 2018 dengan raihan 31 emas betul-betul momentum yang sangat bersejarah bagi Indonesia   "Sepanjang sejarah Asian Games, Indonesia meraih 31 emas 24 perak 43 perunggu, bertengger di posisi 4 Asia dan menjadi sejarah baru. Ini merupakan perjuangan para atlet di Asian Games," ujar Menpora. 
"Semua ini bukan sesuatu yang tiba-tiba, melalu proses perjuangan panjang, mengorbankan dan kerja keras para atlet, pelatih, asisten pelatih, pengurus cabang olahraga dan dukungan pemerintahan secara maksimal," tambah Menpora. 

Pemerintah memberikan dukungan dan perhatian penuh. Dari proses pelatnas, mendampingi hari per hari saat latihan dan pertandingan, hingga penghargaan atas prestasinya berupa bonus uang yang diberikan sebelum penutupan, pengajuan menjadi PNS/ASN melalui KemenPAN-RB, dan pemberian rumah melalui regulasi KemPUPR. Bonus ini juga uang ini juga diberikan pada pelatih. 

Masih katanya, bahwa jadi atlet memang tidak mudah. Harus betul-betul punya keteguhan hati. Karena kita tahu bahwa semua atlet ketika Asian Games ingin bertanding dan ingin menjadi bagian timnas. Tentu ke depan hal ini betul-betul kita maksimalkan, tidak cukup hanya sekadar ingin bertanding tapi betul-betul di perhatiin siapa yang berpeluang meraih medali. 

Kami juga punya peta jalan menuju Sea Games 2019 di Philipina dan Olimpiade Tokyo 2020. "Bahwa Olimpiade harus  dipersiapkan dari sekarang. Dan kita bersyukur karena di Asian Games kemarin, banyak olahraga Olimpiade yang menghasilkan banyak medali. Ini artinya ada peningkatan di olahraga yang sangat signifikan," jelasnya. 

"Untuk peningkatan ini tentu butuh anggaran yang maksimal. Bahwa anggaran tidak lagi kita voting secara merata tapi betul-betul fokus untuk pencapaian target besar negara. Sasaran kita adalah Asian Games dan Olimpiade. SEA Games kita siapkan untuk lapis kedua sehingga mereka punya banyak pengalaman bertanding," tutupnya. (rep)