Kementerian
Pemuda dan Olahraga
Republik Indonesia
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Tinjau Cabor Senam Trampoline, Menpora Akan Tindak Lanjuti Secepatnya Masalah Honor Atlet


Menpora Imam Nahrawi didampangi Staf Khusus Olahraga Tommy Kurniawan meninjau kesiapan atlet dan venue pertandingan cabang olahraga senam Trampoline di Houbii Urban Adventure Park, PIM 3, Jakarta Selatan, Selasa (31/7) siang. (foto:bagus/kemenpora.go.id)
Jakarta: Menpora Imam Nahrawi didampangi Staf Khusus  Olahraga Tommy Kurniawan meninjau kesiapan atlet dan venue pertandingan cabang olahraga senam Trampoline di Houbii Urban Adventure Park, PIM 3, Jakarta Selatan, Selasa (31/7) siang. 
 
Tiba di lokasi, Menpora disambut Pelatih Trampoline Lulu Manurung dan Manajer Pelatnas Senam Dian Arifin. Houbii Urban-Adventure Park merupakan  official training center untuk Atlet Gymnastic Trampoline kontingen Indonesia Asian Games 2018. Ada 3 atlet yang berlatih dibawah asuhan Coach Lulu Manurung, yaitu Calvin Ponco, Dimas Sindu, dan Yudha Tri Aditya. 
 
Ketiga atlet ini berlatih setiap hari Senin dan Jumat. "Tadi kita sudah melihat secara langsung bagaimana atlet senam trampoline  berlatih. Saya  lihat semangat dan optimis atlet meskipun ini olahraga baru yang belum dipertandingkan di Pekan Olahraga Nasional (PON) atau Pekan Olahraga Pelajar," ujarnya
 
Namun demikian, lanjutnya, dengan banyak fasilitas trampoline di Jakarta dan daerah, Menpora berharap ke depan trampoline bisa di pertandingkan di PON Papua dan Pekan Olahraga Pelajar. 2019. "Ini harus menjadi kabar baik bagi masyarakat Indonesia bahwa mereka sedang berlatih dengan sangat baik, doa dan dukungan masyarakat tentu amat sangat penting bagi keteguhan hati mereka," tambahya.
 
Pada kesempatan tersebut, Menpora pun mengapresiasi pihak Houbii Urban-Adventure Park yang ingin menjadi partner pemerintah. "Saya apresiasi pihak Houbii yang sudah ingin jadi partner. Dan ini langka bagus. Karena memang harus seperti itu jadi ada partner yang menyiapkan temoat latihan, seragam dan yang lainnya. Partisipasi dari Houbii  ini saya ucapkan terima kasih," ucapnya. 
 
Terkait keterlambatan honor atlet Trampoline, Menpora akan mengusahakan secepatnya. "Sisi positifnya setelah saya sidak saya tahu permasalahanya. Dan tentu saya akan tindaklanjuti. Dan saya minta kepada PB Persani untuk mengajukan ulang soal administrasinya," tuturnya.
 
Ketua Pelatih Trampolin Indonesia Lulu Manurung berharap dengan datangnya Pak Menteri akan ada jalan keluar terkait masalah honor pada atletnya. Karena ketiga atlet ini  termasuk orang-orang yang berusaha untuk mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. "Harapan saya sih bisa secepatnya diberikan," ujar Manurung. (rep)