Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Menpora Imam Nahrawi Mendapat Gelar Honoris Causa di Bidang Kepemimpinan Berbasis Agama dari UINSA Surabaya

Kamis, 14 September 2017 11:00:00

Gelar baru sebagai Doktor Honoris Causa dalam Bidang Kepemimpinan Pemuda Berbasis Agama akhirnya disandang oleh Menpora Imam Nahrawi setelah dikukuhkan pada Rapat Terbuka Senat UIN Sunan Ampel Surabaya (UINSA) di Sport Center, UINSA, Surabaya, Kamis (14/9) pagi. Acara pengukuhan disaksikan oleh Rektor UINSA Abd A`la beserta para promotor dan guru besar UINSA. (foto:raiky/kemenpora.go.id)

Surabaya: Gelar baru sebagai Doktor Honoris Causa dalam Bidang Kepemimpinan Pemuda Berbasis Agama akhirnya disandang oleh Menpora Imam Nahrawi setelah dikukuhkan pada Rapat Terbuka Senat UIN Sunan Ampel Surabaya (UINSA) di Sport Center, UINSA, Surabaya, Kamis (14/9) pagi. Acara pengukuhan disaksikan oleh Rektor UINSA Abd A`la beserta para promotor dan guru besar UINSA.      
 
Pada sambutanya Menpora mengatakan, mengawali forum yang mulia ini, izinkan saya mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT. Atas segala nikmat dan kekuatan-Nya, sehingga saya mendapatkan kehormatan memperoleh gelar Doktor Honoris Causa (DR. HC) dalam bidang " Kepemimpinan Pemuda Berbasis Agama" dari kampus tercinta Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya. Bagi saya, kampus ini sangat penting dalam proses penempaan diri saya menuju pencapaian karir dan hidup saya hingga titik ini. 
 
"Tak lupa sholawat dan salam teteap tercurahkan kepada sang penuntun hidup, Nabi Muhammad SAW yang kelak kita harapkan syafatnya di yaumil qiyamah. Dari Nabi Muhammad SAW kita banyak belajar tentang hidup dan kehidupan, khususnya, bagi kalangan muda. Masa muda beliau dihabiskan dengan tirakat untuk memperkuat spiritualitas diri sehingga kelak menjadi manusia yang sempurna," katanya. 
 
"Anugerah gelar akademik Doktor Honoris Causa ini sungguh diluar ekspetasi saya. Dulu, saya hanya bercita-cita mennjadi seorang guru. Itulah sebabnya saya memilih masuk Fakultas Tarbiyah Jurusan Pendidikan Bahasa Arab di kampus ini. Namun, perjalanan hidup saya justru mengantarkan saya menjadi seorang politisi. Saya tidak menyesal, justru saya bersyukur, karena jalan saya ini telah membuat saya memiliki kesempatan yang lebih luas untuk berguru sekaligus menjadi guru bagi kehidupan yang lebih riil dan lebih kompleks," tambahnya
 
"Sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, kampus saya sekarang terbentang dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote. Mahasiswa saya jumlahnya 63 juta pendukuk yang tersebar di seluruh Indonesia dengan berlatar belakang suku, agama, ras dan golongan. Sungguh sebuah pengalaman yang tak bernilai bagi saya," ujar Menpora.             
 
"Dari lubuk hati yang paling dalam, izinkan saya menghaturkan terima kasih secara khusus kepada Rektor UINSA, Dekan dan Wakil Dekan Fakultas UINSA, serta para dosen di semua fakultas UINSA. Semuanya yang telah bekerja keras untuk menjadikan kampus UINSA ini menjadi peradaban dunia sesuai taglinenya, Building Character Qualities: for the smart, Pious, Honourable Nation," ujarnya. 
 
"Ucapan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla yang memberikan kesempatan kepada saya sehingga dapat mengabdi kepada bangsa dalam memimpin Kemenpora. Daari amanah ini, saya banyak bertemu dengan pemuda dan pemudi hebat nusantara yang memiliki kapasitas dan inovasi sehingga akan menjadi pelopor bagi bangsa kita ke depan. Potensi mereka harus dirawat sampai kapanpun," ucapnya. 
 
"Kepada tiga promotor saya, yang telah memberikan penilian atasaya untuk proses pengusulan gelar kehormatan ini yakni, Prof. Dr. H Husein Azis, Prof Dr H Ali Mudhofir, dan Prof Dr Ahmad Zahro. Mereka adalah orang yang mulia, istiqomah dalam merawat tradisi Thalabul ilmi. Semoga jerih payah para guru saya ini senantiasa dicatat sebagai amal jariyah yang tidak pernah putus pahalanya dari Allah SWT," tambahnya.  
 
"Rasa terima kasih juga diucapkan Menpora kepada almarhum orang tua, mertua dan semua kaka adik yang turut mendoakan saya, terkhusus istri saya Shobah Rohmah dan ketujuh putra putri saya. Mereka semua pemompa semangat, mereka adalah energi yang mujarab bagi saya dalam menjalani tugas-tugas menjadi pelayan bangsa ini. Semoga cinta mereka terus mengalir sehingga menjadi doa yang mustajabah. Kepada keluarga besar Kemenpora dan semua yang tidak bisa saya sebutkan saya ucapkan terima kasih," tutupnya. (amr)                 
 
 
 
Bookmark and Share
September 2017
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
 
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30