Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Kirab Pemuda Nusantara Dijalankan di 34 Provinsi, Menpora: Rawat Kebhinekaan dengan Kirab Pemuda Kekinian

Sabtu, 12 Agustus 2017 18:00:00

Setelah gerakan Ayo Olahraga dengan program unggulan Gowes Nusantara dan Gala Desa, kini Kemenpora luncurkan program baru yang mangakomodir pemuda. Program tersebut bertajuk Kirab Pemuda Nusantara (KPN). Grand Launching KPN 2017 dilakukan di Kompleks Gedung Budaya Sabilulungan, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (12/8) sore, oleh Menpora Imam Nahrawi yang didampingi Wakil Bupati Bandung Gugun Gunawan yang ditandai dengan pemukulan gong.(foto:bagus/kemenpora.go.id)

Bandung: Setelah gerakan Ayo Olahraga dengan program unggulan Gowes Nusantara dan Gala Desa, kini Kemenpora luncurkan program baru yang mangakomodir pemuda. Program tersebut bertajuk Kirab Pemuda Nusantara (KPN). Grand Launching KPN  2017 dilakukan di Kompleks Gedung Budaya Sabilulungan, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (12/8) sore, oleh Menpora Imam Nahrawi yang didampingi Wakil Bupati Bandung Gugun Gunawan yang ditandai dengan pemukulan gong. 
 
Menpora mengatakan, kita akan memulai sebuah rencana besar. Sebuah program besar yang akan  menghubungkan  34 provinsi di seluruh tanah air.  Dulu, 27 tahun yang lalu, kita pernah mendengar satu  program bernama Kirab Remaja Nasional yang ditujukan bagi kaum remaja dari seluruh nusantara untuk saling mengenal perbedaan wilayah, suku, ras dan agama demi memperkuat rasa kebhinekaan di kalangan anak-anak muda. "Kini spirit kebangsaan itu kami hadirkan di Kirab Pemuda Nusantara dalam versi yang lebih kekinian,” jelas Menpora.
 
Imam mengatakan di tengah-tengah perkembangan zaman dan kemajuan teknologi yang dihadapi dunia dan juga Indonesia, ada satu hal yang tidak pernah berubah dan akan selalu menjadi takdir bagi bangsa Indonesia hingga detik ini, yakni kebhinekaan.“Inilah takdir terbaik yang Tuhan pilihkan bagi kita yang belum berubah sampai detik ini. Satu hal yang tidak kita bisa ingkari bahwa kita hidup di tengah-tengah keberagaman, mulai dari suku, ras dan juga agama, hingga adat istiadat,”ucapnya.
 
Untuk itulah menurut Menpora, Indonesia membutuhkan pendidikan tentang kebhinekaan yang mengajarkan indahnya keberagaman kepada pemuda sejak dini. “Dalam konteks ini keberadaan Pogram Kirab Pemuda Nusantara menjadi penting dan strategis,” tegasnya seraya menegaskan bahwa pemuda Indonesia harus memiliki pemahaman yang baik dalam menerima perbedaan sebagai kekuatan bukan ancaman, dan memiliki tradisi toleran dalam menghadapi perbedaan itu.
 
Menurut Menpora, Kirab Pemuda Nusantara yang akan melewati 72 Kabupaten/Kota di 34 provinsi di seluruh Indonesia harus punya misi yang lebih jauh dan visioner. “Lebih dari sekedar napak tilas kebhinekaan, program ini juga harus menjadi ajang promosi pariwisata lokal, mendorong potensi daerah dan mampu memunculkan ikon-ikon pemuda kreatif yang bisa menginspirasi Indonesia dengan karya-karyanya,” harap Menpora. Menteri asal Bangkalan Madura Jawa Timur ini juga mengajak pemuda Indonesia untuk mendukung perjuangan para atlet Indonesia yang berjuang di SEA Games 2017 di Malaysia."Untuk para pejuang olahraga Indonesia di SEA Games 2017 di Malaysia," tambahnya. 
 
Sementara Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Faisal Abdullah menyatakan bahwa kegiatan ini adalah rangkaian peluncuran Kirab Pemuda Nusantara 2017. Peluncuran ini menjadi penanda awal pelaksanaan perjalanan hidup pemuda nusantara pada awal September ini. Dari pelaksanaan rakornis telah menghasilkan komitmen daerah untuk mempersiapkan dan mensukseskan Kirab  Pemuda Nusantara. "Indonesia memiliki ciri masyarakat majemuk di mana kesatuan sosial berdasarkan perbedaan suku bangsa agama adat serta perbedaan daerah sangat terlihat melihat perkembangan mutakhir dengan format untuk menyelenggarakan kegiatan yang merawat persatuan Indonesia dengan nama Kira Pemuda Nusantara 2017," tambahnya. 
 
Kirab Pemuda Nusantara 2017 akan diiikuti oleh pemuda terbaik yang lolos dalam seleksi yang diadakan oleh Kemenpora akhir bulan ini, dimana masing-masing provinsi akan diwakili oleh 1 orang laki-laki dan 1 orang perempuan yang akan menjadi Peserta Inti. Selain itu Kirab juga akan diikuti juga oleh peserta yang berasal dari duta pemuda kreatif, pemuda pelopor, perwakilan pemuda berprestasi, mahasiswa/pelajar dan komunitas komunitas pemuda kreatif yang ada dari setiap daerah.
 
Diperkirakan ada sekitar 1 (satu) juta pemuda yang akan menerima manfaat langsung maupun tak langsung dalam memeriahkan kegiatan Kirab Pemuda Nusantara 2017. Untuk Rute perjalanan Kirab ini terbagi atas 2 zona yang pertama dimulai dari Zona Miangas bergerak menuju Sabang hingga ke Solo dan Zona Kedua yang dimulai dari Kota Rote Ndao di NTT bergerak menuju Merauke dan berakhir di Solo. Kota asal Presiden Joko Widodo ini akan menjadi titik akhir dari pelaksanaan kegiatan Kirab Pemuda Nusantara 2017.
 
Hadir dalam peluncuran ini yakni Asisten Deputi Peningkatan Kreativitas Pemuda Budi Sri Haryani, Karo Humas dan Hukum Amar Ahmad, Asisten Deputi Peningkatan Wawasan Pemuda Alman Hudri, Asdep Peningkatan Iptek dan Imtaq Pemuda Esa Sukmawijaya,  Asisten Deputi Bidang Tenaga dan Peningkatan Sumber Daya Pemuda Djunaidi, Staf Khusus Bidang Pemuda Zainul Munasichin, Anggota DPR dari Fraksi Hanura Dadang Rusdiana,  Anggota DPR dari Fraksi PKB Cucun  Saymsurijal. (rep)
Bookmark and Share
Oktober 2017
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31