Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Menpora Sebut Buku JUMP! Karya Augie Fantinus Sangat Menginspirasi

Kamis, 10 Agustus 2017 20:26:12

Menpora Imam Nahrawi didampingi Juru Bicara Kemenpora Anindya Kusuma Putri menghadiri Launching Buku Biografi Augie Fantinus yang berjudul "JUMP" Dari Penonton Jadi Manajer Timnas Indonesia di Basketball Court OUB Plaza Thamrin Nine Ballroom, Kamis (10/8) sore.(foto:bagus/kemenpora.go.id)

Jakarta: Menpora Imam Nahrawi didampingi Juru Bicara Kemenpora Anindya Kusuma Putri menghadiri Launching Buku Biografi Augie Fantinus yang berjudul JUMP! Dari Penonton Jadi Manajer Timnas Indonesia di Basketball Court OUB Plaza Thamrin Nine Ballroom, Kamis (10/8) sore. 

Buku JUMP! Dari Penonton Jadi Manajer Timnas Indonesia memuat pengalaman pribadi Augie Fantinus yang awalnya sebagai penonton menjadi manajer Timnas Indonesia. Buku tersebut diterbitkan oleh Penerbit Bentang Pustaka. Launching buku JUMP! karya Augie Fantinus yang ditandai dengan melakukan lemparan bola Throw In.

 “Saya senang sekali, buku Ini adalah buah pemikiran dari pengalaman hidupnya. Untuk saya mengapresisasi atas terbitnya buku JUMP! ini. Buku ini bisa menginspirasi kita semua. Seorang Augie bisa mengantarkan tim bola basket putri Indonesia meraih perak. Ini sangat luar biasa sekali,” ucap Menpora."Olahraga tak pernah kehabisan bahan untuk mengajarkan hikmah yang indah tentang bagaimana menjadi manusia yang tangguh, kuat, tak gampang menyerah,"tambahnya.

Di buku ini, Augie bercerita tetang berbagai metodenya dalam mengelola tim nasional basket putri saat itu. “Saya bukan pemain basket sungguhan. Saya cuma penggemar basket yang mengoleksi ratusan jersey dan sepatu basket. Saya cuma penggemar yang ingin terus merasakan kesenangan dari olahraga yang dicintainya,” jelasnya.

Olahraga basket sudah menjadi bagian dari hidup Augie. Kiprahnya di basket membuat Augie dipercaya sebagai manajer timnas basket putri kala itu. Dia pun pernah menjadi manajer bagi klub basket yang berisi artis ibu kota bernama Happy Ballers. Kecintaannya pada basket bukan tanpa kendala, dulu ia sempat sakit dan dilarang main basket. 

"Saya penggemar basket yang pernah hampir mati gara-gara basket, lalu kembali ke lapangan meski sudah dilarang, kini saya  memimpin Timnas Putri Indonesia dengan hati yang saya miliki. Saya akan terus maju ke depan buat basket Indonesia," ucapnya. (rep)
Bookmark and Share
Agustus 2017
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
 
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31