Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Dari Atas Pos Ronda, Menpora Ucapkan Selamat Kepada Owi/Butet Juara Indonesia Open 2017

Minggu, 18 Juni 2017 22:22:48

Pertandingan final Ganda Campuran Indonesia Tantowi Ahmad/ Liliyana Natsir di ajang Indonesia Open 2017, Minggu (18/6) malam memang menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat Indonesia. Salah satunya bagi Menpora Imam Nahrawi, di atas pos ronda depan rumahnya di daerah Kedung Cangkring, Sidoarjo, Menpora bersama masyarakat dan warga sekitar menyaksikan kemenangan Owi/Butet atas pasangan China Zheng Siwei/Chen Qingchen dua set langsung, 22-20, 21-15.(foto:raiky/kemenpora.go.id)

Sidoarjo: Pertandingan final Ganda Campuran Indonesia Tantowi Ahmad/ Liliyana Natsir di ajang Indonesia Open 2017, Minggu (18/6) malam memang menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat Indonesia. Salah satunya bagi Menpora Imam Nahrawi, di atas pos ronda depan rumahnya di daerah Kedung Cangkring, Sidoarjo, Menpora bersama masyarakat dan warga sekitar menyaksikan kemenangan Owi/Butet atas pasangan China Zheng Siwei/Chen Qingchen dua set langsung, 22-20, 21-15.

Dengan masih menggunakan sarung dan kopiah usai acara Buka Puasa Bersama dengan IKA UINSA dan warga Kedung Cangkring, Menpora bersama warga duduk di pos ronda untuk menyaksikan laga final Owi/Butet. Menpora terlihat tegang menyaksikan pertandingan, salah satu penyebabnya yakni cedera yang didera Liliyana Natsir membuat permainan sedikit mengkhawatirkan. Namun dengan semangat yang luar biasa, pasangan kebanggaaan Indonesia ini bisa mengobati puasa gelar Indonesia di ajang Indonesia Open kali ini. 

"Saya mohon maaf sebelumnya tidak bisa menyaksikan langsung di Plenary Hall JCC Jakarta, tapi saya bersama warga dan teman-teman bisa menyaksikan dari sini. Alhamdulilah akhirnya Tantowi Ahmad dan Liliyana Natsir berhasil mempersembahkan gelar untuk Merah Putih di ajang Indonesia Open tahun ini. Perjuangan mereka sangat luar biasa, meski dengan kondisi sakit Liliyana Natsir terus berjuang dengan maksimal. Semangat dan perjuangan mereka sangat luar biasa dan harus bisa menjadi contoh bagi pebulutangkis muda lainnya. Sekali lagi saya ucapkan selamat untuk Owi dan Butet," kata Menpora. 

"Semoga kemenangan ini menjadi pemacu semangat buat bulutangkis Indonesia di kejuaraan internasional berikutnya. Terkait hanya mengoleksi satu gelar juara, tapi semangat yang ditunjukkan Owi/Butet ini patut ditiru oleh pemain muda lainnya. Pemain muda tidak boleh gampang menyerah dan putus asa, harus tetap semangat. Secara keseluruhan saya ucapkan terima kasih kepada PBSI, kepada seluruh pemain dan seluruh pecinta bulutangkis Indonesia yang sudah memberikan dukungan luar biasa," tambahnya.

Owi/Butet yang menjadi satu-satunya wakil Indonesia di partai final mampu menunjukkan permainan terbaik mereka.
Kejar mengejar skor terjadi di set pertama. Skor sempat imbang 17-17. Sempat terjadi deuce, hingga akhirnya Owi/Butet memenangkan set pertama dengan skor 22-20. Owi/Butet sempat tertinggal di set kedua. Namun, dengan kegigihan mereka mampu menyamakan kedudukan menjadi 14-14. Setelah itu, pasangan Indonesia ini tampil di atas angin. Mereka pun menang 21-15. Owi/Butet memenangkan pertandingan dalam waktu 45 menit. Ini menjadi satu-satunya gelar yang diraih Indonesia di Indonesia Open 2017. (amr)
 

Bookmark and Share
Agustus 2017
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
 
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31